POLSUB Dorong Hilirisasi Nanas Subang Melalui Teknologi Tepat Guna

POLSUB Dorong Hilirisasi Nanas Subang Melalui Teknologi Tepat Guna
Politeknik Negeri Subang (Polsub) mendorong penguatan hilirisasi komoditas nanas melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan kemitraan berkelanjutan. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Workshop Hilirisasi Nanas Subang melalui Teknologi Tepat Guna dan Kemitraan Berkelanjutan serta Focus Group Discussion (FGD) Pembukaan Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, dalam rangka Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) Tahun 2026, yang berlangsung di 88 Society Subang, Rabu (19/8/2026).
0 Komentar

Politeknik Negeri Subang (Polsub) mendorong penguatan hilirisasi komoditas nanas melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan kemitraan berkelanjutan. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Workshop Hilirisasi Nanas Subang melalui Teknologi Tepat Guna dan Kemitraan Berkelanjutan serta Focus Group Discussion (FGD) Pembukaan Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika, dalam rangka Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) Tahun 2026, yang berlangsung di 88 Society Subang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi vokasi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), pelaku UMKM, serta mitra akademik dalam mendorong pengembangan komoditas unggulan Kabupaten Subang, khususnya nanas.

Kegiatan ini diikuti oleh 13 instansi pemerintahan, enam industri, mitra UMKM, mitra institusi akademik dan internasional, serta sivitas akademika Politeknik Negeri Subang.

Baca Juga:Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI Latih 23 Personel TNI AD Bahasa Arab FungsionalDPRD Karawang Kebut Pembahasan Raperda Penguatan Ekonomi Lokal

POLSUB Sebagai Perguruan Tinggi Negeri VokasiDirektur Politeknik Negeri Subang, Oyok Yudiyanto menjelaskan bahwa POLSUB sebagai Perguruan Tinggi Negeri Vokasi juga harus turut andil dalam mengembangkan potensi daerah, khususnya dalam pengelolaan komuditas nanas.

“Kami memiliki beberapa Program Studi yang concern dalam pengembangan komuditas nanas. Dengan Adanya kegiatan ini, para Dosen bisa menjadi salah satu motor penggerak dalam pengembangan pengembangan hilirisasi nanas Subang kedepannya,” jelas Oyok dalam sambutannya.

Senada dengan Oyok, Ketua Pelaksana kegiatan, Susi Susilawati, menyampaikan kegiatan kegiatan ini memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya menjelaskan arah kebijakan dan dukungan regulasi Pemerintah Kabupaten Subang terhadap tata kelola dan hilirisasi komoditas nanas.

Selain itu, workshop juga diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan teknologi tepat guna serta berbagai tantangan operasional yang dihadapi UMKM pengolahan nanas.

“Melalui workshop dan FGD ini, kami berharap dapat menghasilkan masukan yang konkret dan menjadi dasar tindak lanjut dalam pengembangan hilirisasi nanas Subang yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Ketua Jurusan Teknik Mesin tersebut kepada Pasundan Ekspres.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan sejumlah kerja sama sebagai bentuk penguatan jejaring kolaborasi. Di antaranya Memorandum of Understanding (MoU) antara Politeknik Negeri Subang dengan International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM), serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dackey House, Desa Manyeti, dan PT Meiloon Technology Indonesia.

0 Komentar