Curug Bugbrug menjadi destinasi wisata alam yang makin diminati karena suasananya yang sejuk dan masih asri, jauh dari keramaian kota. Air terjun ini menyuguhkan aliran air jernih yang dikelilingi pepohonan hijau, cocok untuk healing di akhir pekan.
Berikut lokasi, rute, dan daya tarik Curug Bugbrug yang perlu kamu tahu.
Lokasi dan Akses Menuju Curug Bugbrug
Curug Bugbrug berada di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Posisinya tidak jauh dari Alun-Alun Lembang, sehingga mudah dijangkau saat liburan akhir pekan.
Baca Juga:Syarat Membuat KK di Subang, Lengkap dengan Cara PengajuannyaSiswi SMPN 4 Subang Raih Juara 2 Di Ajang Rampak Pasanggiri Jaipong Tingkat Jawa Barat
Dari Alun-Alun Lembang, pengunjung dapat menyusuri Jalan Kolonel Masturi lalu berbelok ke Jalan Kampung Ciwangun Indah Camp di kawasan Cihanjuang Rahayu, dengan total jarak tempuh sekitar 9 kilometer. Dari titik tersebut, perjalanan masih berlanjut sejauh kurang lebih 750 meter atau sekitar 10 menit hingga tiba di lokasi curug.
Tiket Masuk dan Jam Buka
Harga tiket masuk Curug Bugbrug terbilang terjangkau, yaitu Rp10.000 per orang. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, baik motor maupun mobil, dikenakan biaya parkir sebesar Rp15.000.
Untuk jam operasional, kawasan ini buka pukul 08.00–17.00 WIB pada hari Senin hingga Jumat. Sementara pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu), Curug Bugbrug dibuka selama 24 jam penuh.
Daya Tarik Curug Bugbrug
Dibandingkan objek wisata sejenis di kawasan yang sama seperti Curug Cimahi, Curug Tilu, atau Curug Layung, nama Curug Bugbrug memang belum sepopuler itu. Fasilitas di lokasi ini juga masih dalam tahap pengembangan dan belum selengkap curug-curug tetangganya.
Meski demikian, justru di situlah daya tarik utamanya: suasana yang masih alami dan belum terlalu ramai pengunjung, cocok bagi siapa saja yang ingin menyepi sejenak dari rutinitas.
1. Jalur Trekking Melewati Lembah
Untuk mencapai air terjun, pengunjung harus melewati jalur trekking yang membelah lembah hijau. Pintu masuknya berada tepat sebelum gerbang wisata Dusun Bambu, ditandai dengan keberadaan Masjid Al-Istiqomah kecil. Dari sana, jalan setapak akan membawa pengunjung melewati permukiman warga hingga tiba di sebuah pertigaan dekat kebun sayur.
