Curug Bugbrug, Air Terjun Asri yang Wajib Dikunjungi

Curug Bugbrug, Air Terjun Asri yang Wajib Dikunjungi
Curug Bugbrug menjadi destinasi wisata alam yang makin diminati karena suasananya yang sejuk dan masih asri, jauh dari keramaian kota. Air terjun ini menyuguhkan aliran air jernih yang dikelilingi pepohonan hijau, cocok untuk healing di akhir pekan.
0 Komentar

Jika mengambil jalur lurus, pengunjung akan menuju kawasan Curug Tilu Leuwi Opat. Sementara untuk sampai ke Curug Bugbrug, arah yang harus diambil adalah belok kanan, memasuki pinggiran hutan dengan medan menurun namun relatif landai meski agak berkelok. Sepanjang jalur ini, mata akan dimanjakan pemandangan hijau khas pegunungan Jawa Barat yang juga cocok dijadikan latar foto.

2. Keindahan Alam yang Masih Alami

Setelah sekitar 15 menit berjalan kaki, pengunjung akan tiba di area air terjun setinggi kurang lebih 50 meter yang mengalir deras dari celah tebing. Karena lokasinya cukup tersembunyi, kawasan ini masih terjaga keasriannya dan minim campur tangan manusia.

Deburan air yang jatuh membentur bebatuan menghasilkan bunyi khas “brug-brug”, yang dipercaya menjadi asal-usul nama Curug Bugbrug. Dari kejauhan, aliran air terjun ini tampak seolah membelah dinding tebing, diapit tumbuhan liar yang tumbuh subur di kedua sisinya.

Baca Juga:Syarat Membuat KK di Subang, Lengkap dengan Cara PengajuannyaSiswi SMPN 4 Subang Raih Juara 2 Di Ajang Rampak Pasanggiri Jaipong Tingkat Jawa Barat

Berada di ketinggian sekitar 1.000 mdpl, kawasan ini juga menawarkan udara sejuk serta pemandangan perkebunan dan hutan yang menyelimuti sisi tebing lainnya.

3. Spot Piknik dan Berkemah

Di sekitar air terjun terdapat kolam alami dengan area datar di sekelilingnya. Meski tidak terlalu luas, tempat ini cukup untuk mendirikan beberapa tenda dan kerap menjadi incaran wisatawan yang ingin berkemah sambil menikmati pemandangan air terjun dari jarak dekat.

Karena keterbatasan lahan, tak jarang pengunjung harus mengantre untuk mendapatkan spot berkemah. Bagi yang tidak kebagian tempat, alternatifnya adalah menggelar acara bakar-bakaran di sekitar lokasi dengan membawa peralatan masak sendiri, sambil tetap menikmati suasana alam Curug Bugbrug. (YULAN DWI NURIZKULILLAH/PKL SMK NEGERI KASOMALANG)

0 Komentar