Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI Latih 23 Personel TNI AD Bahasa Arab Fungsional

Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI Latih 23 Personel TNI AD Bahasa Arab Fungsional
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pelatihan Bahasa Arab fungsional bagi personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
0 Komentar

BANDUNG – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pelatihan Bahasa Arab fungsional bagi personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

Pelatihan yang berlangsung selama Januari hingga Juli 2026 tersebut ditujukan untuk mendukung kemampuan komunikasi Bahasa Arab personel dalam menghadapi kebutuhan penugasan kemanusiaan di Gaza, Palestina.

Kegiatan dilaksanakan di Pusat Pendidikan Pengetahuan Militer dan Umum, Kodiklat Angkatan Darat, Cimahi, Jawa Barat. Sebanyak 23 personel TNI AD mengikuti rangkaian pelatihan yang merupakan hasil kerja sama Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI dengan TNI AD.

Baca Juga:Korban Begal di Jalur Tebu Purwadadi Subang Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Olah TKP dan Kejar PelakuTKD Dipangkas Rp350 Miliar, Bupati Subang Prioritaskan Pilkades dan PBI di Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan komunikasi peserta dengan menekankan penggunaan Bahasa Arab secara fungsional dan kontekstual. Materi mencakup kosakata dan ungkapan yang berkaitan dengan situasi komunikasi praktis serta kebutuhan interaksi selama pelaksanaan tugas.

Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti sejumlah metode pembelajaran, mulai dari penyampaian materi, latihan terbimbing, praktik percakapan, dialog, role-play, hingga simulasi berbasis situasi.

Melalui metode tersebut, peserta mendapat kesempatan mempraktikkan penggunaan Bahasa Arab dalam berbagai konteks komunikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan penugasan.

Ketua tim pelaksana, Rinaldi Supriadi, mengatakan pelatihan tidak hanya diarahkan pada pemahaman Bahasa Arab secara teori, tetapi juga kemampuan menggunakannya dalam komunikasi praktis.

“Pembelajaran diarahkan pada penggunaan Bahasa Arab secara fungsional dan kontekstual. Karena itu, materi dan praktik disesuaikan dengan kebutuhan komunikasi yang dapat dihadapi peserta dalam pelaksanaan tugas,” ujar Rinaldi.

Sebelum pelatihan dimulai, tim pelaksana terlebih dahulu melakukan analisis kebutuhan untuk memetakan kemampuan awal serta kebutuhan komunikasi peserta. Hasil analisis tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan materi dan bentuk pembelajaran selama program berlangsung.

Pada tahap akhir kegiatan, peserta juga mengikuti tes kemampuan Bahasa Arab yang dilaksanakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tes tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk mengetahui kemampuan Bahasa Arab peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.

Baca Juga:Pemkab Gerak Cepat Tangani Kekeringan, BPBD Kirim Pompa 176 Liter per Detik Selamatkan 150 Hektare Sawah di CiHadiri HUT Ke-64 SMAN 1 Subang, Wakil Bupati Subang: Karakter Anak Muda Kunci SDM Unggul Subang

Kontribusi Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPIKegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab FPBS UPI dalam mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab untuk kebutuhan khusus dan profesional.

0 Komentar