Rencana pengembangan kawasan Pujasera Subang menjadi pusat perbelanjaan terpadu dipastikan tidak akan menghilangkan tempat usaha pedagang yang selama ini berjualan di kawasan tersebut. Pemkab Subang menyiapkan konsep dua bangunan yang menggabungkan pasar modern untuk pedagang eksisting dengan mal.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menyiapkan rencana pengembangan kawasan Pujasera menjadi pusat perbelanjaan terpadu. Meski kawasan tersebut akan dikembangkan dengan konsep modern, pedagang lama yang selama ini berjualan di Pujasera tidak akan digusur.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengatakan, konsep pengembangan kawasan tersebut dirancang dalam dua bangunan yang berada dalam satu kawasan.
Baca Juga:Wakil Bupati Subang Hadiri Rakornis TMMD ke-130 TA 2026Bupati Subang Tak Mau Cuma Terima Laporan, Pengelolaan Sari Ater Diminta Lebih Terbuka
Satu bangunan akan diperuntukkan bagi pedagang yang selama ini menempati kawasan Pujasera, sedangkan bangunan lainnya dikembangkan sebagai pusat perbelanjaan modern atau mal.
“Rencananya kita di situ kita akan bangun dua tempat, yang satu kita akan buatkan pasar modern. Jadi nanti para pedagang yang sekarang existing di situ tetap bisa menempati dengan harga sewa yang murah,” terang Reynaldy dalam podcast Bincang-bincang Pasundan, belum lama ini.
Menjalankan Usaha di Kawasan Pujasera
Menurutnya, konsep tersebut disiapkan agar pembangunan pusat perbelanjaan modern tetap memberikan ruang bagi pedagang yang sudah lama menjalankan usaha di kawasan Pujasera.
Reynaldy menegaskan, keberadaan mal tidak boleh membuat pedagang lama kehilangan tempat usaha.
“Saya sampaikan, saya enggak mau pedagang di pasar itu tergusur. Gimana caranya kita harus punya mall tapi pedagang enggak boleh tergusur. Akhirnya terbangunlah konsep itu,” tegasnya.
Dalam rancangan tersebut, bangunan pasar modern dan mal akan berada dalam satu kawasan dan dihubungkan melalui sebuah jembatan.
“Jadi satu lahan itu terpadu, yang satu khusus pedagang-pedagang tradisional yang sekarang sudah menempati Pujasera yang nanti disambungkan oleh jembatan. Jadi konsepnya dua bangunan berdiri, di tengahnya ada jembatan. Jadi sudah kita konsep,” katanya.
Baca Juga:Suntikan LPG 3 Kg ke Tabung 12 Kg, Polresta Karawang Bongkar Praktik Pengoplosan dan Amankan Tiga Orang TersanPerusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!
Sementara bangunan mal akan menyediakan berbagai produk dan kebutuhan masyarakat dengan konsep pusat perbelanjaan modern.
Selain pasar modern dan mal, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi hotel serta *convention center*. Dengan konsep itu, kawasan Pujasera diarahkan menjadi kawasan perdagangan dan aktivitas ekonomi yang terintegrasi.
