Komisi II DPRD Kabupaten Subang mendorong sejumlah BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) melakukan berbagai inovasi demi mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Di tengah efisiensi keuangan daerah, sejumlah BUMD yang ada di Kabupaten Subang diminta untuk melakukan berbagai upaya demi meningkatkan target PAD Kabupaten Subang sebesar Rp1,45 triliun.
“Terkait tentang efisiensi kondisi keuangan sekarang di Kabupaten Subang, saya setuju kalau pemerintah daerah, khususnya kita di Komisi 2 DPRD mendorong BUMD ini berkegiatan lebih fokus untuk mengejar target PAD,” ujar anggota Komisi II DPRD Subang Fraksi NasDem, H. Teguh Pujianto dalam Podcast Bincang Bincang Pasundan pada Rabu (7/10/2026).
Baca Juga:Curug Maribaya Pesona Air Terjun di Lembang yang Sayang DilewatkanBupati Subang Hadiri Rapat Paripurna Penetapan APBD Subang Tahun Anggaran 2026
Teguh menjelaskan, Kabupaten Subang memiliki enam BUMD dengan rincian, empat BUMD merupakan 100 persen milik pemerintah daerah Kabupaten Subang serta dua lainnya merupakan gabungan dengan bekerja sama dengan pihak swasta.
Empat BUMD yang dimiliki Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yakni PT BPR Subang Gemi Nastiti (Bank Subang), Perumda Tirta Rangga, PT Subang Energi Abadi, dan PT Subang Sejahtera.
Ia menyebut, Perumda Tirta Rangga atau PDAM Subang kini tengah melakukan berbagai perubahan demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat sekaligus meningkatkan PAD.
“Kita lihat PDAM sekarang sedang melakukan perubahan Perda di Nomor 3 Tahun 2019, untuk istilahnya menambah kapasitas perusahaannya PDAM ini menjadi lebih besar,” katanya.
PDAM Subang diketahui melayani air bersih kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Subang baru sekitar 16%.
Melalui perubahan ini, Teguh berharap kinerja perusahaan akan meningkat sekaligus pelayanan terhadap masyarakat juga ikut naik.
“Saya asumsikan bahwa dengan jaringan sekitar 50 ribu pelanggan di kelas menengah dan kemudian perubahannya selesai, saya pastikan kemampuan kinerja perusahaan BUMD khususnya Perumda akan meningkat,” harap Teguh.
Baca Juga:Rona Mairansyah Dilantik Jadi Sekda Subang, Bupati Tekankan Kolaborasi Antar-OPDDPRD Subang Sidak Pabrik Pengolah Limbah Industri di Cipeundeuy, Aktivitas Usaha Dihentikan Sementara
“Artinya kan kalau meningkat, pelayanan terhadap masyarakatnya baik dan kemudian ujungnya buat kita target PAD-nya juga akan meningkat, jadi kita bisa menargetkan sampai 100 persen dari target sebelumnya,” tambahnya.
Berbagai upaya tengah dilakukan Komisi II DPRD untuk mendorong BUMD mengejar target PAD yakni perubahan regulasi pada PDAM Subang serta merealisasikan rencana penyertaan modal kepada BUMD sebesar Rp 5 miliar di dalam APBD tahun 2027.
