Kronologi Mozza Hilang Sejak 2025 Ditemukan Tinggal Tulang di Tepi Tol Jangli Semarang

Kronologi Mozza Hilang Sejak 2025 Ditemukan Tinggal Tulang di Tepi Tol Jangli Semarang
Mozza Axillia Gunarsa (19), warga Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Sejak saat itu, Mozza tidak pernah kembali ke rumah.
0 Komentar

“Teman itu menanyakan keberadaan Mozza dan menyampaikan, Kamu di mana dicariin orangtua?’ Selanjutnya dijawab, ‘Mau ke Jogja tiga hari jangan bilang ibu’. Mozza kalau memanggil itu mama, bukan ibu,” ungkap Singgih.

Setelah Mozza tidak lagi dapat dihubungi, Singgih melaporkan hilangnya sang putri kepada Polres Semarang.

Keluarga kemudian terus melakukan pencarian. Pada Juli 2025, sejumlah barang milik Mozza ditemukan di beberapa lokasi di Kota Semarang.

Baca Juga:Nyaris Terbakar, Gunung Gede Jadi Sorotan Dedi Mulyadi soal Komersialisasi dan Tata Kelola PendakianLestarikan Bahasa Sunda, 486 Siswa Ikuti FTBI Kabupaten Subang

“Pada Juli 2025, barang Mozza ditemukan di Kota Semarang. KTP dan SIM di Jalan Dr. Cipto, sementara ponsel berada di Kota Lama, namun sudah dimiliki orang lain, tetapi tidak terkait dengan hilangnya Mozza,” ucap Singgih.

Pencarian Mozza Dilakukan hingga Luar Kota

Dalam upaya mencari putrinya, Singgih mengetahui bahwa Mozza sempat berkomunikasi secara intens dengan salah satu akun di Instagram.

Ia kemudian mendatangi kawasan Tegalsari, Kota Semarang, untuk mencari orang yang berkomunikasi dengan putrinya. Namun, pemilik kos menyebut orang tersebut tidak tinggal di sana.

Pencarian kemudian berlanjut ke luar Kota Semarang. Singgih mendatangi Jombang, Jawa Timur, setelah nomor lama ponsel Mozza terlacak di wilayah tersebut.

Informasi lainnya membawa Singgih ke Indramayu, Jawa Barat. Ia mendapat kabar mengenai seorang perempuan yang disebut memiliki kemiripan dengan Mozza.

“Itu bersama pihak kepolisian, karena nomor lama ponsel Mozza terlacak di sana. Tetapi ternyata nomor itu telah didaur ulang provider dan digunakan orang lain,” tutur Singgih.

“Saya juga ke Solo, namun ternyata Mozza juga tidak terlacak,” sambungnya.

Penyelidikan Polisi Mengarah ke Blora

Baca Juga:Cegah Pemerasan Oknum Wartawan ke Sekolah, Om Zein tegaskan Usir Pengganggu Prosese Belajar MengajarPolres Ungkap Dugaan Aksi Begal di Cikumpay Purwakarta, Uang Tunai Rp8 Juta Milik Korban Dirampas

Titik terang dalam kasus ini mulai muncul setelah orangtua Mozza menyerahkan perangkat elektronik milik putrinya kepada penyidik Satreskrim Polres Semarang.

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, menjelaskan bahwa penyidik menemukan komunikasi yang berkaitan dengan sebuah tempat kos di Jalan Sriwijaya, Kota Semarang.

Dari hasil penelusuran tersebut, polisi kemudian mengarahkan penyelidikan kepada seorang terduga pelaku yang tinggal di Kabupaten Blora.

Penyelidikan dilakukan selama dua hari, yakni pada Rabu hingga Kamis (2-3/9/2026). Polisi kemudian mengamankan MDVS (22), yang diketahui merupakan teman dekat Mozza, pada Kamis (3/9/2026).

0 Komentar