Badan Penanggulngn Bencan Daerah (BPBD) Kabupaten Subang bersiaga penuh memberikan pelayanan terkait kebencanaan yang kini marak di masyarakat. Seperti kekeringan lahan pertanian, krisis air bersih warga pedesaan, kebakaran lahan dan hutan.
Menurut Sekretaris BPBD Subang Asep Sudrajat, bahwa pihaknya 24 jam full bersiaga penuh menerima keluhan dan aduan masyarakat terkait kebencanaan di musim kemarau ini.
Kemungkinan bencana yang dialami masyarakat Subang yaitu kekeringan/kekurangan pasokan air pertanian, kekurangan/kesulitan air bersih dan kebakaran lahan/hutan masyarakat. “Selama ini kita sudah turun ke 9 kecamatan, mengatasi soal kesulitan air bersih warga pedesaan,” kata Asep Sudrajat.
Sudah Dibantu Terkait Krisis Air Bersih
Baca Juga:Syarat Membuat KK di Subang, Lengkap dengan Cara PengajuannyaSiswi SMPN 4 Subang Raih Juara 2 Di Ajang Rampak Pasanggiri Jaipong Tingkat Jawa Barat
Dia pun merinci kecamatan dan desa yang sudah dibantu terkait krisis air bersih antara lain: Desa Dawuan Kidul Kecamatan Dawuan, Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Desa Karanganyar Kecamatan Pusakajaya, Desa Palasari Kecamatan Ciater, Desa Munjul Kecamatan Pagaden Barat, Desa Neglasari Kecamatan Pagaden, Desa Legonkulon Kecamatan Legonkulon, Desa Jati Kecamatan Cipunagara, Desa Cipancar Kecamatan Sagalaherang.
“Jadi pihak pemdes memohon bantuan air bersih buat warganya, langsung kita kirim secepatnya ke titik lokasi yang diminta. Seperti hari Rabu ini, kita kirim air bersih 2 tangki untuk warga Desa Dauwan Kidul Kecamatan Dauwan,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Dikatakannya, setiap pengiriman air bersih sesuai kebutuhan warga terdampak kesulitan air. Untuk satu kali pengiriman air sekitar 12.000an liter, satu tangki 5000 liter air bersih, atau tergantung kebutuhan warga yang kesulitan air.
“Ya sekitar 120.000 liter air, sudah kita salurkan untuk warga desa yang sulit air,” tuturnya.
Pihaknya meminta Pemdes yang warga nya kesulitan mendapat air bersih, untuk tinggal melakukan pengajuan ke BPBD Kabupaten Subang.
“Nanti kita kirim langsung, secepatnya ke titik lokasi yang dimohonkan,” imbuhnya.
Sementara itu, terkait adanya sejumlah kebakaran lahan di Kabupaten Subang, BPBD Subang juga telah melakukan reaksi cepat pemadaman ke titik lokasi kebakaran lahan dan hutan atau kebun masyarakat.
Baca Juga:Fakta Unik Desa Rawameneng Blanakan Subang yang Jarang Diketahui, Ternyata Begini Asal-usulnyaWisata Curug Pelangi: Keindahan Air Terjun di Jawa Barat
“Kita sudah terjun langsung memadamkan kebakaran lahan, seperti di Kecamatan Purwadadi, Dauwan, Pagaden Barat. Rata rata di kebun bambu, rambutan dan alang alang. Penyebabnya pembakaran sampah atau alang alang daun ranting kering di sekitar lahan/hutan atau kebun,” pungkasnya.
