SUBANG-Persoalan kekeringan yang kerap melanda wilayah Pantura Kabupaten Subang saat musim kemarau perlu diantisipasi dengan solusi jangka panjang.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pembangunan embung sebagai tempat penampungan air untuk mendukung kebutuhan pertanian sekaligus masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra menyampaikan, pembangunan embung dapat menjadi salah satu solusi strategis untuk menjaga ketersediaan air, khususnya bagi wilayah Pantura yang selama musim kemarau menghadapi keterbatasan pasokan air.
Baca Juga:Cara Membuat Akta Kematian di Subang Syarat, Prosedur, dan BiayanyaBabak 32 Besar BWF World Championships 2026: Thalita vs ASY
“Kalau di wilayah Pantura ada embung, tentu akan sangat membantu ketika musim kemarau. Air bisa ditampung saat musim hujan dan dimanfaatkan ketika petani membutuhkan air untuk mengairi sawah,” terangnya kepada Pasundan Ekspres.
Menurut Albert, keberadaan embung dapat dimanfaatkan untuk menampung air saat musim penghujan sehingga cadangannya bisa digunakan ketika memasuki musim kemarau.
“Dengan begini, kebutuhan air untuk lahan pertanian bisa lebih terjaga dan ketergantungan terhadap sumber air yang semakin terbatas dapat dikurangi,” kata Albert.
Ia menilai pembangunan embung harus menjadi bagian dari perencanaan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman kekeringan yang terjadi secara berulang.
Selain untuk pertanian, dia menyebut, embung juga berpotensi mendukung ketersediaan air bagi masyarakat di sekitar wilayah terdampak.
Albert mendorong Pemkab Subang melalui perangkat daerah terkait untuk melakukan pemetaan lokasi yang potensial dibangun embung. Kajian tersebut perlu mempertimbangkan kebutuhan air, kondisi lahan, jaringan irigasi serta jumlah petani dan masyarakat yang akan mendapatkan manfaat.
“Upayanya harus dimulai dari sekarang. Pemerintah perlu memetakan titik-titik yang memang membutuhkan embung, kemudian dikaji secara teknis agar pembangunannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga:Peredaran Narkotika di Subang Masih Tinggi, Kejari Subang Terima 78 Perkara Sepanjang 2026Huawei Pura 90s Series Segera Masuk Indonesia, Bawa Dukungan 5G
Menurut dia, penanganan kekeringan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan air bersih ketika kemarau tiba. Bantuan tersebut memang diperlukan sebagai langkah darurat, tetapi pemerintah juga harus menyiapkan infrastruktur sumber daya air sebagai solusi jangka panjang.
Albert berharap pembangunan embung dapat menjadi salah satu prioritas dalam penguatan infrastruktur pertanian di kawasan Pantura Subang. Dengan ketersediaan cadangan air yang lebih baik, produktivitas pertanian diharapkan tetap terjaga meski musim kemarau berlangsung cukup panjang.
