“Karena menggejot perusahaan itu budaya kerjanya, cara mereka bekerja selama ini kan tidak bisa kita ikuti dari awal. Sehingga, kita bahkan saya sendiri yang memberikan solusi,” katanya.
Untuk memastikan pembenahan berjalan terukur, Pemkab Subang mulai mendorong adanya target kinerja bagi BUMD setiap tahun.
Target tersebut akan menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan perusahaan daerah sekaligus mengukur kontribusinya terhadap pemerintah daerah.
Baca Juga:Termasuk Sekda, 179 PNS di Subang Masuki Purna Tugas, Kang Rey Sampaikan Pesan tentang PengabdianBupati Subang Terima Audiensi Kepala Desa dan Camat, Perkuat Sinergi Pemerintahan
“Yang pada akhirnya kita hari ini dengan BUMD sedang menjalin sebuah konsep yang memang harus dipahami juga oleh BUMD. Bagaimana saya mulai tahun ini hingga tahun ke depan selalu memberikan target. Setiap tahun harus ada target yang dipenuhi oleh BUMD,” tutur Reynaldy.
Reynaldy menekankan, jajaran direksi, khususnya direktur utama, memiliki tanggung jawab besar dalam mencari dan mengembangkan potensi bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan bagi daerah.
Menurutnya, orientasi BUMD tidak cukup hanya menjalankan rutinitas perusahaan, tetapi harus mampu melihat peluang usaha yang dapat dikembangkan menjadi sumber profit.
“Ini tugas Dirut nanti yang harus cari potensi bagaimana caranya BUMD bisa menghasilkan profit untuk kabupaten,” tegasnya.
Ia berharap pembenahan tersebut mulai menunjukkan hasil pada tahun ini. BUMD diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mulai memberikan kontribusi nyata terhadap kemampuan fiskal Pemkab Subang.
“Mudah-mudahan di tahun ini bisa memberikan setidaknya asupan untuk Pemda agar Pemda bisa mendapatkan fiskal yang lebih dari BUMD,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman berharap BUMD bisa menjadi solusi mengatasi kondisi fiskal daerah yang tengah menantang.
Baca Juga:BAZNAS Kabupaten Subang Berbagi, Bahagiakan Anak Yatim dan Dhuafa di Desa SukamajuWakil Bupati Subang Sampaikan Jawaban Raperda APBD 2027 di Rapat Paripurna DPRD
“Kami berharap BUMD di Kabupaten Subang bisa berperan lebih aktif dalam meningkatkan PAD,” ujarnya, Senin (20/10/2025) saat memanggil BUMD di gedung DPRD.
Munculnya kawasan industri baru dinilai membuka peluang besar bagi BUMD untuk memperluas bidang usaha dan memperkuat peran strategisnya dalam pembangunan daerah.
“Dengan hadirnya Perda Nomor 1 Tahun 2023 tentang Investasi, DPRD siap mendukung langkah-langkah BUMD agar lebih terlibat dalam sektor industri yang menjadi potensi unggulan daerah,” terang Victor. (YULAN DWI NURIZKULILLAH/PKL SMK NEGERI KASOMALANG)
