Musim kemarau yang berkepanjangan serta berkurangnya pasokan air membuat ribuan hektare sawah di wilayah utara Subang mengalami kekeringan.Sekitar 1.348 hektare lahan pertanian di 45 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Subang terdampak akibat bencana kekeringan.
Minimnya pasokan air membuat petani tidak bisa mengalirkan air ke areal persawahan hingga kondisi tanah mulai mengering dan retak-retak.
Wilayah yang terdampak kekeringan didominasi di wilayah Subang bagian utara seperti di Kecamatan Cipunagara, Kecamatan Ciasem, Kecamatan Binong, Kecamatan Sukasari, Kecamatan Patokbeusi, Kecamatan Blanakan, dan wilayah lainnya.
Baca Juga:Korban Begal di Jalur Tebu Purwadadi Subang Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Olah TKP dan Kejar PelakuTKD Dipangkas Rp350 Miliar, Bupati Subang Prioritaskan Pilkades dan PBI di Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026
Lahan pertanian yang mulai mengering akibat musim kemarau terancam gagal panen, sehingga para petani berpotensi mengalami kerugian besar.
Berbagai upaya dilakukan para petani untuk mengatasi kondisi kekeringan saat ini mulai dari menyedot air dengan mesin pompa hingga memanen padi lebih awal karena kondisi tanaman padi mulai mengering.
Atasi Kekeringan, Bupati Subang Salurkan Bantuan Mesin PompaPemerintah Kabupaten Subang bergerak cepat mengantisipasi bencana kekeringan di wilayah utara Subang dengan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), salah satunya berupa mesin pompa air.
Hal ini disampaikan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi saat melaksanakan rangkaian kegiatan Saba Desa di Kecamatan Binong, Jumat (17/7/2026).
Upaya ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Subang mengantisipasi kekeringan agar produksi pertanian tetap terjaga sebagai salah satu penyangga kebutuhan beras nasional.
Dalam kesempatan itu, Bupati Subang menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk pemeliharaan jaringan irigasi Tersier Kecamatan Binong.
Bantuan tersebut disalurkan kepada tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Layungsari Desa Citrajaya, Kelompok Tani Sukardi Desa Kediri, dan Gapoktan Harapan Tani Jaya di Desa Binong, yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Subang kepada Kepala Desa Kihiyang.
Baca Juga:Pemkab Gerak Cepat Tangani Kekeringan, BPBD Kirim Pompa 176 Liter per Detik Selamatkan 150 Hektare Sawah di CiHadiri HUT Ke-64 SMAN 1 Subang, Wakil Bupati Subang: Karakter Anak Muda Kunci SDM Unggul Subang
Kang Rey menyampaikan bahwa salah satu upaya yang telah dilakukan adalah pemberian alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pompa air.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Subang juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait rencana pembangunan tiga embung di areal pertanian wilayah Subang bagian utara.
”Salah satunya ini, kita memberikan bantuan pompa, dan kita dalam waktu dekat, Insha Allah, akan ada bantuan juga dari Kementerian untuk pembuatan embung,” ucapnya. (YULAN DWI NURIZKULILLAH/PKL SMK NEGERI KSOMALANG)
