Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Wafat

Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Wafat
UBANG-Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan. Raja LAK Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, meninggal dunia pada Selasa (11/8/2026) dini hari. Evi Silviadi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Plumbon Subang sekitar pukul 02.30 WIB. Kabar kepergian tokoh yang dikenal memiliki perhatian terhadap olahraga dan seni tersebut turut menyisakan duka bagi masyarakat serta berbagai kalangan di Kabupaten Subang.
0 Komentar

SUBANG-Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan. Raja LAK Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, meninggal dunia pada Selasa (11/8/2026) dini hari.

Evi Silviadi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Plumbon Subang sekitar pukul 02.30 WIB. Kabar kepergian tokoh yang dikenal memiliki perhatian terhadap olahraga dan seni tersebut turut menyisakan duka bagi masyarakat serta berbagai kalangan di Kabupaten Subang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka sebelum kemudian dibawa ke kampung halamannya di Tasikmalaya untuk dimakamkan.

Baca Juga:Korban Begal di Jalur Tebu Purwadadi Subang Meninggal Dunia, Polisi Lakukan Olah TKP dan Kejar PelakuTKD Dipangkas Rp350 Miliar, Bupati Subang Prioritaskan Pilkades dan PBI di Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

Kabar wafatnya Evi Silviadi juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi. Ia menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum, baik atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Subang.

“Kami atas nama pribadi dan pemerintah turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita semua, Evi Silviadi,” ujar Agus Masykur.

Menurutnya, Evi Silviadi merupakan sosok yang telah memberikan kontribusi melalui bidang olahraga, khususnya cabang olahraga Muaythai, serta seni.

“Mudah-mudahan Allah menerima amal kebaikannya, mengampuni segala kesalahannya dan diterima di sisi-Nya,” ungkapnya.

Agus menilai kepergian Evi Silviadi menjadi kehilangan bagi dunia olahraga dan seni, mengingat berbagai prestasi serta kontribusi yang telah ditorehkannya selama ini.

“Tentu ini satu insan olahraga yang menorehkan banyak prestasi olahraga melalui cabor Muaythai dan juga seni. Kita juga kehilangan sosok beliau,” ucapnya.

Ia pun mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kepergian almarhum.

Baca Juga:Pemkab Gerak Cepat Tangani Kekeringan, BPBD Kirim Pompa 176 Liter per Detik Selamatkan 150 Hektare Sawah di CiHadiri HUT Ke-64 SMAN 1 Subang, Wakil Bupati Subang: Karakter Anak Muda Kunci SDM Unggul Subang

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” tuturnya. (YULAN DWI NURIZKULILLAH/PKL SMK NEGERI KASOMALANG)

0 Komentar