Wisata Petik Melon. Jika Anda sedang mencari destinasi wisata keluarga yang berbeda di Kabupaten Subang, Green House Hidroponik Machida di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, layak masuk dalam daftar kunjungan. Tempat ini menawarkan pengalaman unik memetik melon langsung dari pohonnya sambil belajar mengenai teknologi pertanian modern yang tengah dikembangkan di Subang.
Berbeda dengan kebun buah pada umumnya, Green House Hidroponik Machida mengusung konsep wisata edukasi. Pengunjung tidak hanya menikmati sensasi memilih dan memanen sendiri buah melon yang telah matang, tetapi juga diajak mengenal proses budidaya menggunakan teknologi hidroponik Machida, sebuah inovasi hasil penelitian yang dikembangkan oleh Politeknik Negeri Subang bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Subang.
Menurut pengelola, teknologi hidroponik Machida memiliki keunggulan dibandingkan metode budidaya konvensional. Jika biasanya satu tanaman hanya menghasilkan satu hingga dua buah melon, melalui sistem ini satu pohon mampu menghasilkan sekitar 13 hingga 20 buah tanpa mengurangi kualitas maupun tingkat kemanisan buah.
Baca Juga:Bupati Subang Tegaskan Akan Tutup Eks TPA Panembong Agar Kebakaran Tidak TerulangBunda Paud Kabupaten Subang Hadiri MPLS TK Negeri Pembina, Ajak Orang Tua Dukung Cita-Cita Anak
Salah seorang pengunjung, Novia Alviani, mengaku terkesan setelah merasakan langsung pengalaman memetik melon di greenhouse tersebut. Ia menilai wisata ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan wawasan baru mengenai inovasi pertanian.
“Ini sangat edukatif ya, apalagi di Desa Dayeuhkolot ini satu-satunya perkebunan green house yang media tanamnya cukup unik karena menggunakan teknik yang sedang viral,” ujar Novia, Sabtu (25/7/2026).
“Tadi saya sudah coba rasa melonnya, manis, renyah, dan enak banget. Seru di sini kita bukan hanya datang untuk petik melon, tetapi juga dapat edukasi tentang bagaimana cara menanam dan memetiknya. Selain itu, tempatnya juga bagus untuk selfie dan berfoto-foto,” tambahnya.
Sementara itu, petani sekaligus pengelola Green House Hidroponik Machida, Budiman, mengatakan penerapan teknologi hidroponik Machida diharapkan mampu meningkatkan produktivitas melon di Kabupaten Subang sekaligus menjadi contoh pertanian modern yang lebih efisien.
“Hari ini kita mulai panen dengan hasil yang luar biasa. Biasanya satu pohon hanya menghasilkan satu atau dua buah. Dengan sistem hidroponik Machida, satu pohon insya Allah bisa menghasilkan minimal 13 buah,” ungkap Budiman.
