Kementerian Kebudayaan Umumkan 20 Pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026

Kementerian Kebudayaan Umumkan 20 Pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mengumumkan 20 pemenang Program Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026. Program tersebut menjadi langkah afirmatif pemerintah untuk memperkuat genre film kepahlawanan sekaligus menghadirkan kembali kisah perjuangan bangsa Indonesia melalui medium sinema.
0 Komentar

Keterlibatan kedua unsur tersebut diharapkan mampu memberikan pertimbangan yang seimbang terhadap aspek artistik dan sinematik, kualitas penceritaan, kesiapan produksi, serta ketepatan dalam menggambarkan peristiwa dan konteks sejarah.

Pada kategori Film Pendek, dewan juri terdiri atas sineas Putrama Pradjawasita, Perlita Desiani, dan Angkasa Ramadhan, serta sejarawan Hasril Chaniago dan Mahpudi.

Sementara itu, dewan juri kategori Film Panjang dari unsur sineas terdiri atas Tesadesrada Ryza, Salman Aristo, Tumpal Christian Pratama, Happy Salma, Nurman Hakim, Asaf Antariksa Riyanto, dan R.A.J. Siti N. Kusumastuti.

Baca Juga:Nyaris Terbakar, Gunung Gede Jadi Sorotan Dedi Mulyadi soal Komersialisasi dan Tata Kelola PendakianLestarikan Bahasa Sunda, 486 Siswa Ikuti FTBI Kabupaten Subang

Adapun unsur sejarawan diwakili oleh M. Yuanda Zara dan G. Ambar Wulan.

Perwakilan dewan juri, Tesadesrada Ryza, mengatakan seluruh proposal yang masuk telah melalui pembahasan mendalam dengan mempertimbangkan berbagai aspek sesuai pedoman program.

“Proposal-proposal yang kami terima menunjukkan keragaman sudut pandang dan pendekatan kreatif dalam memaknai perjuangan bangsa. Pemilihan calon pemenang dilakukan melalui pembahasan yang menyeluruh dengan mempertimbangkan kekuatan cerita, pendekatan sinematik, kesiapan produksi, serta potensi setiap gagasan untuk dikembangkan menjadi karya film yang utuh, menarik, dan bertanggung jawab,” ujar Tesadesrada Ryza.

Dorong Film Kepahlawanan Berbasis Riset SejarahFadli Zon menilai karya-karya yang terpilih memiliki potensi untuk memperkaya khazanah perfilman Indonesia sekaligus membuka ruang kolaborasi antara sineas dengan berbagai bidang keahlian yang berkaitan dengan sejarah dan kebudayaan.

Menurutnya, film kepahlawanan tidak hanya dituntut memiliki kualitas artistik dan sinematik, tetapi juga harus dibangun berdasarkan riset serta memiliki ketepatan historis.

“Kita ingin film-film ini selain kuat secara artistik dan sinematik, tetapi juga berbasis riset dan akurat secara historis. Lebih dari itu, film-film tersebut harus mampu menghidupkan kembali literasi kepahlawanan dan membuat generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, semakin dekat dengan sejarah serta nilai-nilai perjuangan bangsa,” kata Fadli Zon.

Berikut daftar pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026.

Daftar Pemenang Kategori Film Panjang

1. Barisan Penghibur

  • Produser: Nia Zulkarnaen
  • Sutradara: Ari Sihasale
  • Penulis Skenario: Sugeng Wahyudi

2. Hoegeng: Yang Ada Tinggal Nama

0 Komentar