Aksara Lembur Festival Vol. 2 Rawat Tradisi dan Jaga Identitas, Kawin Cai Semangat Pelestarian Budaya

Aksara Lembur Festival Vol. 2 Rawat Tradisi dan Jaga Identitas, Kawin Cai Semangat Pelestarian Budaya
Gedong Sinder Creative Center (GSCC) sukses menggelar Puncak Acara Aksara Lembur Festival Vol. 2 di Desa Wisata Kasomalang Kulon, Minggu (23/8). Kegiatan ini menjadi rangkaian akhir dari festival yang sebelumnya telah menghadirkan berbagai kegiatan kebudayaan, kesenian, olahraga masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.
0 Komentar

SUBANG-Gedong Sinder Creative Center (GSCC) sukses menggelar Puncak Acara Aksara Lembur Festival Vol 2 di Desa Wisata Kasomalang Kulon, Minggu (23/8). Kegiatan ini menjadi rangkaian akhir dari festival yang sebelumnya telah menghadirkan berbagai kegiatan kebudayaan, kesenian, olahraga masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi kreatif.

Ketua Pelaksana Aksara Lembur Festival Vol. 2, Fairuz Fefey mengatakan, sebelum memasuki puncak acara, Aksara Lembur Festival Vol. 2 telah diisi dengan sejumlah kegiatan. Antara lain, program Duta Pemajuan Kebudayaan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang, Senam Sauyunan, Kaulinan Barudak, Pasanggiri Jaipong serta Pameran Seni, Budaya dan UMKM. Seluruh rangkaian tersebut menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan dan menghidupkan kembali kekayaan budaya lokal.

Puncak acara mengangkat tema “Kawin Cai”, sebuah tradisi yang menjadi bagian penting dari kekayaan budaya masyarakat Sunda. “Tema tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat kembali memahami nilai-nilai kebersamaan, hubungan manusia dengan alam, serta pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” katanya.

Baca Juga:Jadwal Pelayanan SKCK di Polres Subang, Ini Cara Buat dan SyaratnyaSekcam Subang Ida Erlinda Benahi Disiplin ASN, Gagas Kampung Budaya dan Wisata

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ahmad Buhori, S.Pd., M.Si. Anggota DPRD Kabupaten Subang, Forkopimcam Kasomalang, Kepala Desa Kasomalang Kulon, Kepala Desa Pasanggrahan, Pemerintah Desa dan Lembaga Adat Desa Cupunagara, serta perwakilan dari Kampung Adat Banceuy, Desa Sanca. Kehadiran berbagai unsur pemerintahan, masyarakat, komunitas budaya, dan lembaga adat memperlihatkan kuatnya dukungan terhadap upaya pemajuan kebudayaan di wilayah Subang.

Antusiasme masyarakat juga terlihat begitu besar. Tidak hanya diikuti oleh warga sekitar, Puncak Aksara Lembur Festival Vol. 2 bahkan menarik pengunjung dari luar Kabupaten Subang, mulai dari Bogor, Pontianak, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, hingga Aceh. “Kehadiran para pengunjung dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa kebudayaan lokal dapat menjadi daya tarik sekaligus ruang pertemuan masyarakat lintas daerah,” ungkapnya.

Pada puncak acara, Zaini Shofari, S.HI., M.I.Kom. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, turut menyampaikan pidato mengenai pentingnya kebudayaan sebagai identitas dan kekuatan masyarakat. Sementara itu, H. Amirudin, S.Pd.I. (Kepala Desa Kasomalang Kulon) juga menyampaikan pidato dalam rangkaian acara yang mengangkat tema Kawin Cai.

0 Komentar