‎UMKM Subang Harus Naik Kelas Untuk Terus Bersaing, Tegas Wakil Bupati Subang Saat Membuka Workshop UMKM

‎UMKM Subang
‎Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., membuka secara resmi Workshop Scaling Up UMKM Subang
0 Komentar

‎Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., membuka secara resmi Workshop Scaling Up UMKM Subang: Aktivasi Pemasaran Digital, Foto Produk, Live Selling, dan Dukungan Kemasan, pada Selasa (07/07/2026) di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.

‎‎Kegiatan bertajuk UMKM atau Usaha Maju Kian Makmur Untuk Indonesia tersebut diselenggarakan oleh Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) bekerja sama dengan INOTEK Foundation.‎‎Ivi Anggraeni Direktur Eksekutif INOTEK Foundation menuturkan pelatihan ini dilakukan agar UMKM Subang naik kelas dan berinovasi.‎‎

“Bukan sekedar memberi pelatihan tetapi mendorong UMKM Subang untuk naik kelas melalui pengembangan produk, pemanfaatan AI untuk pengembangan usaha, dan mendorong lahirnya inovasi,” tuturnya. ‎‎

Baca Juga:Bupati Subang Lantik 18 ASN, Tegaskan Rotasi dan Mutasi Berjalan Transparan Tanpa Transaksi JabatanWakil Bupati Subang Paparkan Rancangan KUA-PPAS 2027, Tegaskan Kebijakan Fiskal Demi Keberlanjutan Pembangunan

Senada dengan Ivi, Reza Putra Perwakilan PT. HM Sampoerna menyebut Sampoerna berkomitmen dalam peningkatan kapasitas UMKM.‎‎”Melalui Sampoerna untuk Indonesia komitmen penuh mendukung peningkatan kapasitas UMKM,” ungkapnya.

‎‎Membuka sambutannya, Wakil Bupati Subang Kang Akur mengaku bahagia dengan acara workshop yang merupakan dukungan nyata kolaborasi Pemerintah dengan swasta untuk meningkatkan kapasitas UMKM Subang.

‎‎”Apresiasi kepada Sampoerna dan INOTEK yang bersedia berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dan merupakan dukungan nyata untuk UMKM Subang agar naik kelas,” jelasnya. ‎‎Kang Akur menilai pelatihan UMKM sangat diperlukan agar UMKM Subang mendapat sentuhan inovasi dan di tengah efisiensi anggaran kolaborasi dari seluruh pihak sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

‎‎”Untuk meningkatkan pendapatan tentu perlu sentuhan. Apalagi kemampuan Pemerintah Daerah terbatas di tengah efisiensi anggaran maka inilah kolaborasi swasta,” tuturnya.

‎‎Ia mengingatkan kepada seluruh pelaku UMKM Subang yang mencapai 83 ribu untuk terus mengembangkan usahanya agar terjadi peningkatan kesejahteraan dengan inovasi dan diferensiasi bagi produknya.‎‎Kang Akur berpesan, menjadi pelaku UMKM harus update dengan perkembangan teknologi agar dapat bertahan di era digital saat ini.‎‎”Kondisi hari ini sekarang bisa jualan lewat handphone.

0 Komentar