Inilah salah satu alasan mengapa air panas dari kawasan vulkanik dapat memiliki kandungan mineral tertentu. Penelitian hidrogeokimia terhadap sistem hidrotermal Ciater menemukan adanya karakteristik kimia yang berkaitan dengan pengaruh lingkungan vulkanik dan interaksi fluida dengan batuan.
Karena itu, air panas alami Ciater tidak hanya menarik dari sisi suhu, tetapi juga dari sisi geologi dan kandungan kimianya.
Apakah Air Panas Ciater Aman untuk Berendam?
Air panas alami yang keluar dari sumbernya tetap perlu diperhatikan kondisinya. Suhu dan komposisi kimia air dapat berbeda antara satu sumber dengan sumber lainnya. Untuk wisatawan, sebaiknya berendam di tempat yang memang dikelola sebagai kawasan pemandian dan mengikuti aturan yang diberikan pengelola.
Baca Juga:Nyaris Terbakar, Gunung Gede Jadi Sorotan Dedi Mulyadi soal Komersialisasi dan Tata Kelola PendakianLestarikan Bahasa Sunda, 486 Siswa Ikuti FTBI Kabupaten Subang
Pemerintah Kabupaten Subang sendiri mencatat kawasan Sari Ater sebagai objek wisata air panas yang berada di Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Dengan demikian, wisatawan tidak disarankan sembarangan mendekati sumber mata air panas alami, terutama apabila suhu dan kondisi air belum diketahui.
Jadi, Kenapa Air di Ciater Panas?
Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kenapa air di Ciater panas berkaitan dengan keberadaan sistem panas bumi di kawasan Gunung Tangkuban Parahu.
Air hujan atau air meteorik masuk ke dalam tanah, kemudian bersirkulasi melalui rekahan batuan menuju kedalaman. Di bawah permukaan, air memperoleh panas dari sistem geotermal yang berkaitan dengan aktivitas vulkanik. Fluida panas tersebut kemudian bergerak kembali ke permukaan melalui jalur rekahan dan sesar hingga muncul sebagai mata air panas.
Jadi, asal air panas Ciater bukanlah air dari kawah yang mengalir langsung ke permukaan, melainkan bagian dari proses sirkulasi fluida dalam sistem panas bumi yang berlangsung di bawah permukaan.
Fenomena alam inilah yang membuat Ciater, Kabupaten Subang, memiliki sumber mata air panas alami dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.
(DEA NURFAHLA/PKL SMK NEGERI KASOMALANG)
