Kemenag Subang Pastikan Kesiapan Berangkat ke Tanah Suci Capai 100 Persen

Kemenag Subang Pastikan Kesiapan Berangkat ke Tanah Suci Capai 100 Persen
Kemenag Subang Pastikan Kesiapan Berangkat ke Tanah Suci Capai 100 Persen
0 Komentar

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang memastikan kesiapan teknis dan administratif jemaah haji ke tanah suci tahun 2026 telah mencapai 100 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Subang, Maman Sulaeman.

Ia menjelaskan, seluruh dokumen penting yang menjadi syarat keberangkatan jemaah haji telah rampung tanpa kendala. Mulai dari paspor hingga visa, semuanya telah diproses dan diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Baca Juga:Panduan KUR Bank Mandiri Mei 2026, Ini Syarat PengajuannyaBocoran iPhone 18 Pro Max: Kamera Revolusioner hingga Chip 2nm

“Paspor jemaah haji asal Kabupaten Subang sudah seluruhnya dikirimkan ke Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jawa Barat,” ujar Maman kepada Pasundan Ekspres, Senin (4/5/2026).

Selain itu, seluruh visa jemaah juga telah terbit, sehingga tidak ada lagi hambatan administratif menjelang keberangkatan ke tanah suci.

Tak hanya itu, identitas jemaah berupa ID card juga telah selesai dicetak dan didistribusikan. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran mobilitas jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Dari sisi perlengkapan, seluruh jemaah haji asal Subang juga telah menerima koper dan perlengkapan lainnya. Perlengkapan tersebut meliputi koper besar untuk bagasi, koper kabin, tas ransel Armuzna, hingga tas kecil untuk dokumen penting.

Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Subang tahun 2026 tercatat sebanyak 438 orang. Dengan rincian, jemaah laki-laki berjumlah 231 orang dan perempuan sebanyak 311 orang.

Selain jemaah, terdapat pula enam petugas haji yang akan mendampingi. Mereka terdiri dari satu TPHI, satu TPIHI, dua tenaga kesehatan (dokter dan tenaga medis), serta dua Petugas Haji Daerah (PHD).

Para jemaah akan diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter KJT 34 dan Kloter KJT 39. Kloter KJT 34 merupakan kloter utama yang berjumlah 444 orang, terdiri dari 438 jemaah dan 6 petugas.

Baca Juga:Aktivis Soroti Dugaan Penebangan Mangrove di Pondok Bali SubangTingkatkan Kegemaran Membaca Sejak Dini, Disarpus Subang Gelar Lomba Bertutur Tingkat Sekolah Dasar

Sementara itu, Kloter KJT 39 berjumlah 104 jemaah dan merupakan kloter gabungan bersama jemaah dari Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan.

0 Komentar