Penerimaan Pajak Daerah Tembus Rp125 Miliar, Bapenda Subang Catat Tren Positif pada Triwulan I

Penerimaan Pajak Daerah Tembus Rp125 Miliar, Bapenda Subang Catat Tren Positif pada Triwulan I
Penerimaan Pajak Daerah Tembus Rp125 Miliar, Bapenda Subang Catat Tren Positif pada Triwulan I
0 Komentar

REALITAKITA-Pemerintah Kabupaten Subang melalui Bapenda Subang terus mengoptimalkan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

Kepala Bapenda Subang, Yeni Nuraeni, menyampaikan target PAD tahun ini mencapai Rp1,045 triliun dengan capaian awal yang dinilai cukup positif.

Menurutnya, capaian PAD pada triwulan pertama menunjukkan progres yang menggembirakan, khususnya dari sektor pajak daerah. Hingga triwulan I, realisasi pajak daerah telah mencapai 22 persen dari target.

Baca Juga:Sekda Hadiri Groundbreaking 3 abrik di Kawasan Subang SmartpolitanDalam Tiga Hari, Aparat Unjuk Taring Tutup Tiga Titik Galian Ilegal di Pagaden Barat

“Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami. Target PAD tahun ini sebesar Rp1,045 miliar. Untuk triwulan I, alhamdulillah capaian pajak sudah di angka 22 persen,” ucapnya pada Senin (4/5/2026).

Dari target pajak daerah yang dikelola Bapenda sebesar Rp565 miliar, capaian pada triwulan pertama tercatat sebesar Rp125 miliar. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya mencapai Rp105 miliar.

“Kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan adanya perbaikan kinerja dan peningkatan kesadaran wajib pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yeni mengungkapkan hingga akhir April 2026, capaian sektor pajak daerah sudah mencapai 32 persen. Angka ini dinilai cukup baik sebagai modal untuk mengejar target hingga akhir tahun.

“Untuk pajak, sampai dengan April ini kita sudah mencapai 32 persen. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” katanya

Namun demikian, capaian PAD secara keseluruhan baru berada di angka 24 persen. Hal ini disebabkan oleh beberapa komponen pendapatan lain seperti retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan sah lainnya yang belum optimal di awal tahun.

“Memang untuk PAD secara keseluruhan masih di angka 24 persen. Karena kontribusi dari BUMD maupun rumah sakit biasanya masuk pada triwulan III dan IV,” jelasnya.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Tertibkan Spanduk dan Papan Villa di Kawasan CiaterMenteri PPPA Usulkan Gerbong Wanita Dipindahkan ke Tengah

Bapenda Subang Tetap OptimistisMeski demikian, Bapenda Subang tetap optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai. Yeni menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan serta kinerja dalam pengelolaan pendapatan daerah.

0 Komentar