REALITA KITA – Peristiwa tabrakan Daftar 53 Korban Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur menyisakan duka mendalam.
Hingga Selasa (28/4/2026), total 53 korban tercatat dalam insiden tersebut, dengan sebagian besar saat ini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Bekasi.
Daftar Korban Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL
Data terbaru menunjukkan, korban meninggal dunia (MD) berjumlah empat orang. Tiga di antaranya sempat dirawat di RSUD Kota Bekasi sebelum dinyatakan meninggal dunia:
1. Nurhayati yang telah dibawa pulang keluarga ke Kemayoran
2. Nurlaila asal Cikarang
Baca Juga:Harga Emas Perhiasan Turun Lagi, Segini RincianyaPadi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling
3. serta satu korban yang hingga kini belum teridentifikasi. Sementara satu korban meninggal lainnya ditemukan di rumah sakit berbeda dengan identitas yang masih dalam proses pendataan.
Selain korban jiwa, puluhan korban luka masih dirawat intensif. Di RSUD Kota Bekasi, tercatat 37 korban dalam observasi IGD. Mayoritas merupakan perempuan, di antaranya:
1.Desvita,
2. Shofi Salsabila,
3. Anggita Rizca Utami,
4. Ratri Intan Anggraeni,
5. Sausan Sarifah,
6. Ira Indira Putri,
7. Suryani Sofia.
Sementara korban laki-laki di antaranya :
1. Riki,
2. Muchlis,
3. Ahmad Nur Syahril,
4. Hari Septiansah,
5. Suebandi,
6. Subur Sagita,
7. Eifan Mandhara,
8. Rifan Mandha.
Sebagian korban lainnya juga tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan. Di RS Mitra Plumbon Cibitung Medika terdapat empat korban dalam observasi. Kemudian di RS Primaya Bekasi Timur terdapat delapan korban, di antaranya Dinda Aulia, Siska, Sabrina, Jesika, Riski Mardianto, Ahlana, Qonika, dan Febrian.
Sementara itu, satu korban dirawat di RS Siloam Bekasi Timur. Di RS Hermina Bekasi terdapat dua korban yakni Alvala dan Linda Poppy. Sedangkan di RS Bella Bekasi, satu korban meninggal dunia masih belum teridentifikasi, serta empat korban lainnya dalam perawatan intensif.
Pihak rumah sakit menyatakan sebagian besar korban mengalami luka akibat benturan keras, mulai dari luka ringan hingga trauma berat. Tim medis masih terus melakukan observasi untuk memastikan kondisi korban stabil dan mencegah komplikasi lanjutan.
Sementara itu, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Evakuasi di lokasi kejadian juga telah selesai dilakukan, namun proses identifikasi korban masih terus berjalan.
