Padi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling

Padi Hasil Panen Petani di Kampung Babakan Cianjur, Raib Digondol Maling
Jerih payah petani selama berbulan-bulan seolah lenyap dalam semalam.
0 Komentar

REALITA KITA – Jerih payah petani selama berbulan-bulan seolah lenyap dalam semalam. Padi hasil panen yang dijemur di area persawahan di Kampung Babakan Cianjur, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Peristiwa ini tak hanya meninggalkan kerugian materi, tetapi juga menyisakan kekecewaan mendalam bagi para petani yang menggantungkan harapan dari musim panen tersebut.

Salah satu korban, Oka Sukmana, warga Kampung Babakan Cianjur menuturkan bahwa padi yang hilang sebelumnya telah dijemur selama dua hari setelah dipanen. “Kejadiannya Sabtu malam. Habis panen, padi dijemur dua hari.

Baca Juga:Kepala Samsat Subang Lovita Adriana Rosa Dorong Optimalisasi Pendapatan DaerahKepala Dinkes Subang dr. Dwinan Marchiawati Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Rencananya Minggu pagi mau diangkut, tapi ternyata sudah habis diambil pencuri,” ujar Oka.

Oka bersama rekannya, Amad, menggarap lahan seluas sekitar 700 meter persegi. Sebagian hasil panen memang telah diamankan ke rumah, namun lima hingga tujuh karung padi masih dijemur di sawah saat kejadian.

“Total yang hilang sekitar 5 sampai 7 karung. Itu punya saya dan Abah Amad. Ada juga bagian untuk Abah Uu dan Pak Beben yang ikut membantu panen,” katanya.

Padi tersebut merupakan hasil kerja keras selama kurang lebih tiga bulan, sejak masa tanam hingga panen. Kini, hasil yang seharusnya menjadi penopang kebutuhan justru hilang begitu saja.

0 Komentar