REALITA KITA – ASN Diperkuat, Sinergi Pertahanan Dibangun dan Investasi Global Digenjot
Pemkab Subang terus menunjukkan ritme pembangunan yang progresif melalui serangkaian agenda strategis yang dilaksanakan dalam pekan ketiga.
Di bawah kepemimpinan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Asep Nuroni, langkah pembangunan diarahkan secara terukur melalui penguatan sumber daya manusia, kolaborasi lintas institusi, hingga percepatan investasi global.
Baca Juga:Update Iuran BPJS Kesehatan Terbaru 2026: Simak Tarif Kelas 1, 2, dan 3Musim Haji 2026 Dimulai, Jemaah RI Kloter Pertama Tiba di Madinah 22 April
Tiga Agenda Strategis Pemkab Subang yang dilaksanakan itu menjadi gambaran nyata bagaimana Pemerintah Kabupaten Subang tengah membangun fondasi daerah secara menyeluruh—mulai dari birokrasi pelayanan, stabilitas wilayah, hingga penguatan ekonomi masa depan.
Bupati Lantik 46 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
Langkah penguatan internal pemerintahan dimulai ketika Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi melantik 46 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Selasa (21/4/2026), di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Subang.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam regenerasi birokrasi Kabupaten Subang. Sebanyak 46 PNS baru dari berbagai formasi jabatan fungsional dan pelaksana resmi diambil sumpahnya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di berbagai perangkat daerah
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Rey menegaskan bahwa status sebagai PNS merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan loyalitas terhadap masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan penuh dari seluruh ASN untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kang Rey.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas aparatur yang menjalankan roda pemerintahan. Karena itu, para ASN baru diminta tidak hanya bekerja administratif, tetapi hadir sebagai pelayan masyarakat yang responsif, disiplin, dan memiliki orientasi pengabdian.
“Banyak yang ingin berada di posisi ini. Maka jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, bekerja maksimal, dan jangan bekerja seenaknya,” tegasnya.
Baca Juga:Serapan Tenaga Kerja BYD dan VinFast di Subang Tembus Ribuan OrangBocoran iOS 27: Siri AI Baru & Fitur Unggulan di WWDC 2026
Kang Rey juga mengingatkan bahwa pengabdian ASN tidak berhenti pada jam kerja formal. Menurutnya, ASN harus siap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan pelayanan.
