Ide KDM Agar Gen Z Nikah Sederhana, PT TNR Mitra Utama Langsung Tawarkan Solusi

Ide KDM Agar Gen Z Nikah Sederhana, PT TNR Mitra Utama Langsung Tawarkan Solusi
Rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait imbauan pesta pernikahan sederhana bagi generasi muda menuai respons positif dari berbagai kalangan.
0 Komentar

REALITA KITA – Rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait imbauan pesta pernikahan sederhana bagi generasi muda menuai respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Direktur Utama PT TNR Mitra Utama, Niko Rinaldo.

Niko Rinaldo menyatakan dukungan penuh terhadap rencana kebijakan tersebut. Ia menilai langkah gubernur sebagai terobosan positif yang relevan dengan kondisi sosial generasi muda saat ini.

“Gebrakan yang sangat bagus dari Pak Gubernur ini. Saya sangat mendukung jika SE terkait pesta pernikahan ini terbit. Sebagai bentuk dukungan, saya siap mengkampanyekannya agar bisa berjalan, khususnya di Kabupaten Subang,” kata Niko.

Baca Juga:Gotong Royong, Ormas Islam dan Komunitas Kompak Bersihkan Gedung Dakwah SubangDedi Mulyadi Reformasi Samsat Jabar Demi Pelayanan Publik yang Manusiawi dan Bebas Birokrasi Ribet

Tak hanya sebatas dukungan, Niko juga berkomitmen membuka ruang konsultasi bagi calon pengantin, khususnya dari kalangan Gen Z.

Menurutnya, perencanaan pernikahan yang matang dan sesuai kemampuan akan menciptakan momen sakral yang lebih bermakna tanpa tekanan ekonomi.

Sebagai langkah konkret, pihaknya akan menggelar “Nikah Seru Festival 2026” yang dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026 di More Coffee and Space Subang.

Melalui kegiatan tersebut, jelas Niko, calon pengantin dapat berkonsultasi langsung terkait konsep pernikahan, anggaran, hingga vendor lokal yang sesuai kebutuhan. Festival ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku usaha lokal di sektor pernikahan.

“Melalui acara ini, calon pengantin bisa bertanya apa saja terkait pernikahan. Harapannya, pesta yang digelar tidak membebani, tetapi tetap berkesan, terukur, dan khidmat,” jelasnya.

Inisiatif ini dinilai menjadi angin segar di tengah tren pernikahan mewah yang kerap membebani generasi muda, sekaligus mendorong pergeseran paradigma menuju pernikahan yang lebih sederhana namun tetap bermakna.

Sebelumnya, gagasan pernikahan sederhana disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri acara Dies Natalis di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada Rabu (8/4/2026) lalu.

Baca Juga:Cegah Tawuran Remaja Terulang, Polsek Sukatani di Purwakarta Intensifkan PatroliLima Pejabat Eselon II Pemkab Subang Pensiun Tahun 2026, Termasuk Sekda Asep Nuroni

Dalam sambutannya, ia mengingatkan generasi Z agar tidak memaksakan diri menggelar pesta pernikahan mewah, terutama jika kondisi ekonomi keluarga tidak memungkinkan.

“Sudahlah, anak-anak Gen Z ini yang sekarang mau nikah, kalau orang tuanya tidak mampu, tidak perlu memaksakan hajatan. Saya menyarankan tidak usah. Saya mau bikin Surat Edaran, pasti diprotes,” ujar Dedi.

0 Komentar