REALITA KITA – Dua kecelakaan terjadi dalam sehari di Jalan Tol Cipali dan Jalur Pantura, Kabupaten Subang, Senin (9/2/2026). Kelalaian pengemudi ditambah cuaca buruk diduga menjadi faktor pemicu kecelakaan yang menewaskan seorang sopir dan melukai beberapa orang lainnya.
“Peristiwa ini terjadi saat kondisi cuaca sedang hujan. Kecelakaan diduga disebabkan oleh kurangnya antisipasi pengemudi kendaraan pikap saat berkendara sehingga menabrak bagian belakang kendaraan yang berada di depannya,” kata Ardam Rafif Trisilo selaku Corporate Communications & Sustainability Management Dept Head Astra Tol Cipali.
Kecelakaan tersebut dilaporkan pada pukul 05.10 WIB di Tol Cipali, tepatnya kilometer 85+100 jalur B arah ke Jakarta. Pihak pengelola jalan tol menduga kendaraan yang terlibat kecelakaan kali ini berjumlah dua unit.
Baca Juga:Polres Subang Ungkap Kasus Love Scamming, Korban Rugi Hingga Rp250 Juta10 Tahun Bela Persib Bandung, Febri Hariyadi Dipinjamkan ke Persis Solo Demi Menit Bermain
Namun, kendaraan yang mengalami kerusakan paling parah adalah pikap berplat nomor B 9049 FAW yang dikemudikan Imam Kharor (42). Adapun, kendaraan lain yang ditabrak pikap tidak teridentifikasi karena langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
Akibat tabrakan yang sangat kuat, sopir pikap dilaporkan mengalami lupa parah hingga nyawanya tak tertolong. “Terdapat satu orang korban meninggal dunia saat perjalanan evakuasi menuju RS Abdul Radjak, Purwakarta,” ujar Ardam.
Menurut informasi yang dihimpun dari petugas di lokasi kejadian, kendaraan yang terlibat tabrakan diperkirakan lebih dari dua. Antara lain, dua kendaraan besar seperti truk atau bus ditambah mobil ambulans yang diduga menabrak pikap dari belakang sehingga mengalami kerusakan paling parah.
Namun, informasi tersebut belum bisa dikonfirmasi pihak Kepolisian Resor Subang yang menangani kecelakaan kali ini. Dalam laporan polisi, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi yang mengantuk saat mengemudi.
Lebih lanjut, Ardam mengimbau para pengguna Jalan Tol Cipali untuk lebih berhati-hati saat terjadi hujan lebat. “Dalam kondisi cuaca yang sulit diprediksi, kami mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi permukaan jalan yang basah,” katanya.
Dia menyarankan setiap kendaraan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain di depannya. Terakhir, pengemudi perlu memastikan kondisi fisik dan kendaraan tetap prima serta tidak kelelahan saat berkendara.
