REALITAKITA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan sejarah pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, dengan ditutup di zona hijau pada posisi All Time High (ATH) 9.134,7. Penguatan tipis sebesar 0,01% ini menandai rekor tertinggi baru bagi pasar modal Indonesia, memicu pertanyaan mengenai potensi pergerakan saham dan rekomendasi investasi untuk perdagangan hari ini, Rabu, 21 Januari 2026.
Performa IHSG kemarin menunjukkan ketahanan pasar meskipun penguatan yang terjadi relatif tipis. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi intraday di 9.174,47, mendekati puncak absolutnya. Namun, indeks juga sempat menyentuh level terendah 9.120,15 pada sesi perdagangan pagi hari.
Menurut catatan redaksi AcehGround, beberapa sektor menjadi penopang utama penguatan IHSG. Saham-saham barang baku memimpin dengan kenaikan mencapai 2,49%, diikuti oleh saham konsumen non-primer yang menguat 2,08%, dan saham perindustrian dengan kenaikan 1,86%.
Baca Juga:Asuransi Jadi Kunci Penting agar Rencana Pensiun Tak TerhentiCara Deteksi Kesehatan dengan BPJS Kesehatan 2026 dengan Mudah, Cukup Lewat Gawai!
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan dominasi pembelian, dengan volume mencapai 72,4 miliar saham. Total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp29,78 triliun, dengan frekuensi perdagangan mencapai 3,94 juta kali. Data ini menunjukkan minat investor yang masih tinggi terhadap pasar saham.
Secara keseluruhan, sebanyak 336 saham berhasil menguat, sementara 323 saham lainnya melemah. Sebanyak 143 saham sisanya terpantau stagnan, tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang masih didominasi oleh sentimen positif, meskipun ada sejumlah saham yang mengalami koreksi.
