Evakuasi KA Menoreh Anjlok, Railway Crane Dikerahkan

KA Menoreh relasi Semarang
Kondisi lokomotif Menoreh yang tertemper truk di Cirebon.
0 Komentar

REALITA KITA – KA Menoreh relasi Semarang–Pasar Senen mengalami kecelakaan setelah tertemper truk tangki di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu, 21 Januari 2025.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 02.47 WIB dini hari tersebut mengakibatkan lokomotif mengalami kerusakan cukup parah, dan sejumlah roda keluar dari rel atau anjlok. Kondisi ini memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) menurunkan alat berat untuk melakukan evakuasi lokomotif, agar jalur perlintasan kereta api dapat kembali digunakan.

Pantauan di lapangan, PT KAI menerjunkan satu unit Railway Crane dari Daop 3 Cirebon untuk mengangkat lokomotif yang anjlok. “Kita datangkan crane untuk melakukan evakuasi,” kata Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibuddin, Rabu, 21 Januari 2025.

Baca Juga:Asuransi Jadi Kunci Penting agar Rencana Pensiun Tak TerhentiCara Deteksi Kesehatan dengan BPJS Kesehatan 2026 dengan Mudah, Cukup Lewat Gawai!

Muhibuddin menjelaskan, sebanyak tiga roda lokomotif mengalami anjlok, sehingga kereta tidak dapat melanjutkan perjalanan secara langsung pascakecelakaan. Menurut dia, rangkaian KA Menoreh tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah lokomotif pembantu didatangkan dari Daop 3 Cirebon.

“Kita datangkan lokomotif pembantu untuk menarik rangkaian kereta Menoreh,” ujar Muhib.

Ia menambahkan, hingga saat ini arus perjalanan kereta dari arah Jawa menuju Jakarta masih terganggu dan belum dapat dilintasi secara normal. Sementara itu, jalur dari arah Jakarta menuju Jawa masih dapat dilalui.

“Kalau dari arah Jawa menuju Jakarta, menggunakan jalur sebelahnya secara bergantian,” ujar Muhib.

0 Komentar