Pembangunan 372 Titik Jalan di Subang Dimulai Mei 2026, Target Rampung September

Jalan Kabupaten Tambakmekar-Kasomalang
Bupati Subang Reynaldy Putra para pejabat Pemkab menjajal Ruas Jalan Kabupaten Tambakmekar-Kasomalang, di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak, Jumat (03/10/2025). 
0 Komentar

SUBANG- Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mempersiapkan pelaksanaan proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada tahun anggaran 2026. Program ini mencakup sebanyak 372 titik lokasi dengan total anggaran lebih dari Rp150 miliar.

Ruskanto, selaku pejabat fungsional jalan dan jembatan, menjelaskan saat ini proyek masih berada pada tahap persiapan administrasi dan perencanaan. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung hingga minggu ketiga dan keempat April 2026.

“Untuk saat ini kita masih di tahap persiapan. Minggu ke-3 dan ke-4 April proses administrasi dan teknis diselesaikan,” ucapnya saat diwawancarai wartawan Pasundan Ekspres Senin (13/4/2026).

Baca Juga:Musrenbang Subang Fokuskan Perbaikan Jalan Tahun 2027Bupati Subang Targetkan 2027 Bebas Jalan Rusak di HUT ke-78 Subang

Ruskanto menambahkan, penandatanganan kontrak kerja dan Surat Perintah Kerja (SPK) direncanakan dilakukan pada pertengahan Mei 2026. Setelah itu, pengerjaan fisik konstruksi akan segera dimulai.

“Jika kontrak dan SPK sudah ditandatangani pertengahan Mei, maka pekerjaan konstruksi akan langsung berjalan dari Mei hingga September,” jelasnya.

Ruskanto menyebutkan, seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada September 2026. Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan sudah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pada akhir triwulan ketiga tahun ini.

Dalam pelaksanaannya, proyek ini akan menggunakan material berkualitas, salah satunya jenis beton ready mix dengan spesifikasi FS-38. Selain konstruksi jalan beton juga ada konstruksi jalan hotmix menggunakan Laston AC-WC.

Penggunaan material ini bertujuan untuk meningkatkan daya tahan dan kualitas jalan, sehingga lebih awet dan mampu menahan beban kendaraan dalam jangka panjang.

“Material yang digunakan tentunya sesuai standar, seperti ready mix FS-38, agar kualitas jalan lebih baik dan tahan lama,” katanya.

Ruskanto juga berharap seluruh tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi, dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Dengan begitu, proyek ini bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Juga:Sepekan Ngabret! Bupati Reynaldy  dan Wabup Agus Masykur Pacu PembangunanTinjau Hunian Murah di Purwakarta, Menteri PKP: Ini Bukan Sekadar Rumah, Tapi Masa Depan

Selain itu, Ruskanto mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pengguna jalan itu sendiri.

“Kami berharap masyarakat sebagai pengguna jalan dapat ikut memelihara, sehingga jalan yang sudah dibangun bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.

0 Komentar