REALITA KITA – Tragedi pesta miras oplosan yang merenggut delapan nyawa warga Subang mendapat perhatian serius Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi.
Rabu (11/2/2026) malam, orang nomor satu di Subang itu mendatangi RSUD Subang untuk melihat langsung kondisi para korban yang masih menjalani perawatan intensif.
Seperti diketahui, sebanyak delapan orang meninggal dunia secara bertahap sejak Senin hingga Rabu akibat menenggak minuman keras oplosan. Sementara sejumlah korban lainnya masih dirawat di beberapa fasilitas kesehatan.
Baca Juga:Prabowo Terima Audiensi Pengusaha Nasional di Hambalang, Bahas Ekonomi hingga UMKMBocoran Harga iPhone 17e Menggoda, Rilis Tinggal Hitungan Hari!
Di hadapan awak media, Bupati Reynaldy menyampaikan duka mendalam sekaligus kemarahan atas peristiwa yang dinilainya sebagai kelalaian fatal.
”Iya jadi pertama saya ucapkan turut belasungkawa untuk para korban dari miras oplosan. Yang kedua saya ingin menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Subang itu tolong kita saling menyayangi diri kita sendiri. Sebelum menyayangi orang lain, saya ingin diri kita sendiri dijaga dan dihindari melakukan hal-hal ataupun mengkonsumsi hal-hal yang bisa membuat hilang kesadaran ataupun keracunan, salah satunya miras oplosan ini,” tegasnya.
Ia menegaskan, jangan sampai kasus serupa kembali terjadi dan merenggut nyawa warga lainnya.
“Kita imbau untuk tidak lagi, jangan sampai ada kasus terulang ke depannya, ada masyarakat yang harus kehilangan nyawa, meninggalkan anak dan istri hanya karena kecerobohan dan kebodohan menurut saya mengkonsumsi minuman-minuman yang tidak seharusnya,” ujarnya.
Tak berhenti pada imbauan, Bupati Reynaldy langsung menginstruksikan Satpol PP untuk bergerak cepat melakukan penyisiran menyeluruh terhadap penjual miras ilegal.
“Saya tadi sudah langsung menginstruksikan kepada Satpol PP untuk segera menyisir. Sebetulnya sudah sering kita lakukan penyisiran, namun ternyata yang jualan ini kadang lebih pintar juga. Kadang di depan tokonya tutup, di belakangnya masih jualan, kadang lagi sembunyi-sembunyi,” ungkapnya.
Ia memastikan mulai hari berikutnya seluruh wilayah akan disisir tanpa pandang bulu.
Baca Juga:KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Tambahan Lebaran 2026, Ada Diskon Transportasi Hingga 30 PersenBersatu Lawan Banjir, Desa-desa di Pamanukan Ajukan Pembangunan Embung
“Mulai besok disisir semua wilayah yang menjual minuman-minuman beralkohol, minuman-minuman oplosan itu harap segera ditindak. Kita tidak ada kompromi. Pokoknya kita tegas, karena saya tidak ingin ada masyarakat saya sampai meninggal lagi,” tandasnya.
