Update Terbaru Harga Pertalite hingga Pertamax, Rabu 21 Januari 2026

Update Terbaru Harga Pertalite hingga Pertamax
Update Terbaru Harga Pertalite hingga Pertamax
0 Komentar

REALITA KITA – Ini dia Update Terbaru Harga Pertalite hingga Pertamax pada Rabu 21 Januari 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi, pengemudi ojek online, hingga pelaku transportasi harian.

Informasi ini relevan untuk warga di berbagai wilayah Indonesia yang mengandalkan SPBU sebagai sumber bahan bakar utama.

Harga BBM dipantau pada pertengahan pekan ini karena sering dijadikan acuan untuk mengatur pengeluaran, terutama di awal tahun.

Baca Juga:Rupiah Makin Jeblok Pagi Ini, Diramal Bisa Tembus Level Rp17 RibuGo Internasional, 96 Ton Kopi Asal Subang Dikirim ke Aljazair

Daftar harga berlaku di SPBU Pertamina dan disesuaikan dengan ketentuan wilayah masing-masing.

Bagi banyak orang, mengecek harga BBM sudah jadi kebiasaan. Biasanya dilakukan sebelum berangkat kerja atau saat merencanakan perjalanan.

Kondisi Harga BBM di Pertengahan Januari

Memasuki pertengahan Januari 2026, harga BBM bersubsidi masih tercatat stabil. Pertalite dan Bio Solar tetap berada di level yang sama seperti sebelumnya.

Sementara itu, BBM non-subsidi masih mengikuti penyesuaian harga yang telah dilakukan sejak awal tahun.

Kondisi ini cukup diperhatikan, terutama oleh pengguna kendaraan roda empat.

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga BBM Rabu 21 Januari 2026 tercatat sebagai berikut:

Pertalite: Rp10.000 per liter

Bio Solar: Rp6.800 per liter

Pertamax (RON 92): Rp12.350 per liter

Pertamax Green 95: Rp13.150 per liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.400 per liter

Dexlite: Rp13.500 per liter

Pertamina Dex: Rp13.600 per liter

Harga ini biasanya menjadi patokan awal bagi pengendara sebelum memilih jenis BBM yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.

Perbedaan Harga di Tiap Wilayah

Meski daftar harga sering dijadikan acuan nasional, pada praktiknya harga BBM bisa sedikit berbeda di beberapa daerah. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh kebijakan pajak daerah dan biaya distribusi.

Baca Juga:BMKG Peringatkan Rob dan Cuaca Ekstrem di 20 Wilayah Jawa TengahSeorang Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Tawangmangu

Di wilayah luar Jawa, seperti Sumatra, Kalimantan, atau Indonesia Timur, selisih harga masih mungkin ditemui meski tidak terlalu jauh.

Kebiasaan Pengguna Kendaraan Memilih BBM

Dalam keseharian, banyak pengendara memilih BBM berdasarkan kebiasaan dan kebutuhan mesin.

Ada yang tetap setia pada BBM subsidi, ada juga yang beralih ke BBM non-subsidi demi kenyamanan berkendara.

Pilihan ini biasanya disesuaikan dengan jarak tempuh harian, kondisi kendaraan, dan anggaran yang tersedia.

0 Komentar