Rumah Bantuan Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Panyindangan Rampung Dibangun

Desa Panyindangan
Sebanyak 40 unit rumah bantuan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, rampung dibangun.
0 Komentar

REALITAKITA – Rumah bantuan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, rampung dibangun.

Pantauan di lokasi, di Kampung Pasir Cabe, Desa Panyindangan, Sabtu (17/1/2026), tampak 40 unit rumah telah selesai dibangun dan siap dihuni warga terdampak musibah pergerakan tanah. Lokasi ke-40 rumah tersebut diberi nama Kampung KDM.

“Alhamdulillah, bantuan 40 unit rumah untuk warga yang terdampak bencana pergerakan tanah telah selesai dibangun,” kata Kepala Desa (Kades) Panyindangan, Abdul Karim, kepada wartawan.

Baca Juga:Pelestarian Lingkungan di Subang, DLH Ajak Investor Ambil Peran AktifDinas Pendidikan Subang Gelar Pelatihan Numerasi Berbasis Interactive Flat Panel untuk Guru SMP

Abdul Karim mengatakan, anggaran pembangunan 40 unit rumah bantuan ini berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rumah bantuan dibangun dengan desain rumah ada sunda, yakni dengan konsep rumah panggung, dinding bilik dari anyaman bambu dan atap genteng.

“Ukuran rumah panjangnya 6 meter dan lebar 5 meter. Tiap rumah memiliki dua kamar, ruang tamu dan kamar mandi. Saat ini air dan listrik sudah ada, siap ditempati,” ujarnya.

Meski demikian, sambungnya, rumah bantuan tersebut belum bisa dihuni karena masih dalam masa pemeliharaan pihak kontraktor.

“Belum ditempati, karena masih masa pemeliharaan. Selain itu, di komplek rumah ini jalannya belum dibangun, masih tanah merah,” ucap Abdul Karim.

Ia pun berharap Pemkab Purwakarta atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa menganggarkan untuk pembangunan jalan serta fasilitas lainnya seperti musala.

Sementara itu, dari data di laman website LPSE Kabupaten Purwakarta, anggaran pembangunan 40 unit rumah bantuan tersebut berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 dengan pagu sebesar Rp10.000.000.000.

Baca Juga:Pemda Subang Gelar Kick Off Meeting Perencanaan Tahun 2027Efesiensi Anggaran, Pemkab Purwakarta Terapkan FWA Setiap Kamis

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan 40 unit rumah panggung kayu atap julang ngapak, pemasangan listrik dan drainase, pembangunan sarana air bersih, gapura dan papan nama, serta pematangan lahan (cut & fill).

Uniknya, keberadaan Kampung KDM menarik perhatian warga yang mulai banyak berkunjung ke lokasi, bahkan warga dari luar daerah.

Banyaknya warga yang datang ke Kampung KDM ini bukan tanpa alasan, selain ingin melihat langsung bantuan rumah yang didesain dengan arsitektur Sunda, di lokasi ini warga disuguhkan dengan pemandangan alam yang indah.

0 Komentar