Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Kemenhub: Seluruh Awak Telah Dinyatakan Fit

Kecelakaan Pesawat ATR 42-500, Kemenhub: Seluruh Awak Telah Dinyatakan Fit
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban pesawat ATR 400 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.
0 Komentar

REALITAKITA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan seluruh awak pesawat yang bertugas dalam penerbangan pesawat ATR 42-500 dalam kondisi baik.

Pesawat mengalami kecelakaan dan ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Medical Examination (MEDEX) terakhir, seluruh awak pesawat yang bertugas dinyatakan fit dan memenuhi standar kesehatan penerbangan sesuai dengan ketentuan Civil Aviation Safety Regulations (CASR) Part 67,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, dalam keterangannya, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga:Rumah Bantuan Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Panyindangan Rampung DibangunPelestarian Lingkungan di Subang, DLH Ajak Investor Ambil Peran Aktif

Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat juga masih berlaku pada saat kejadian. Lukman memerinci Capt. Andy Dahananto (Pilot in Command) memiliki sertifikat kesehatan Kelas 1. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada 28 Juli 2025, dinyatakan fit dan berlaku hingga 31 Januari 2026.

First Officer (FO), Yudha Mahardika, juga memiliki sertifikat kesehatan Kelas 1. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada 15 Agustus 2025, dinyatakan fit dan berlaku hingga 15 Februari 2026.

Flight Operations Officer/FOO, Hariadi, memiliki sertifikat kesehatan Kelas 3. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada 12 Juli 2024, dinyatakan fit dan berlaku hingga 12 Juli 2026.

Flight Attendant, Florencia Lolita, memiliki sertifikat kesehatan Kelas 2. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada 31 Januari 2025, dinyatakan fit dan berlaku hingga 31 Januari 2026.

Flight Attendant, Esther Aprilita Pinarsinta Sianipar, memiliki sertifikat kesehatan Kelas 2. Hasil pemeriksaan medis terakhir pada 24 September 2024, dinyatakan fit dan berlaku hingga 24 September 2026.

“Dengan demikian, tidak terdapat catatan medis yang menunjukkan awak pesawat tidak laik secara kesehatan pada saat bertugas,” kata Lukman.

Jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) tercatat sebanyak 10 orang. Terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang.

Serpihan Pesawat ATR 400 ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung. Dokumentasi/Istimewa

Berikut rincian awak dan penumpang pesawat:

Awak Pesawat:

1. Capt. Andy Dahananto

2. SIC / FO M. Farhan Gunawan

3. FOO Hariadi

4. EOB Restu Adi P

5. EOB Dwi Murdiono

6. FA Florencia Lolita

7. FA Esther Aprilita S.

Penumpang:

1. Deden

2. Ferry

3. Yoga

0 Komentar