Subang Paling Diminati Investor, Nilai Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp18,2 Triliun

Subang Paling Diminati Investor, Nilai Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp18,2 Triliun
Subang Paling Diminati Investor, Nilai Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp18,2 Triliun
0 Komentar

Advertisement “Inovasi Jawa Barat mengelola koridor ekonomi baru telah menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki badan pengelola kawasan metropolitan,” ungkapnya.

Harga Emas Antam Stabil di Level Rp 2,9 Juta per Gram pada 9 April 2026Ia menegaskan bahwa pengembangan kawasan harus dirancang secara terstruktur. “Perkembangan Kabupaten Subang sebagai bagian koridor ekonomi masa depan Jawa Barat harus dibangun by design, bukan melulu berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mendukung pertumbuhan industri.

Baca Juga:1.740 Kemasan Siap Edar Disita, Polres Subang Bongkar Sindikat Pabrik Pestisida Palsu di SubangKondisi Mayat di Kamar Kosan, Kapolsek Purwakarta: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Penyiar Daring

Advertisement “Tenaga kerja harus link and match dengan kebutuhan industri, termasuk di Subang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy yang akrab disapa Kang Rey menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan kawasan Rebana melalui kolaborasi lintas sektor.

Harga Emas Perhiasan Stabil di Tiga Ritel Besar, Ini Rinciannya per 9 April 2026“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan selalu siap menyukseskan program Rebana,” tuturnya.

Reynaldy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Subang terus menjaga kondusivitas wilayah guna mendorong iklim investasi yang sehat dan berdampak pada perluasan kesempatan kerja.

“Secara prinsip, kami justru berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk betul-betul menjaga kondusivitas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kang Rey menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mendukung rantai pasok material proyek strategis nasional (PSN), termasuk percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban sebagai penguat konektivitas kawasan Rebana.

Ia juga berharap Badan Pengelola Kawasan Rebana dapat terus memfasilitasi program afirmasi peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan industri, khususnya di Kabupaten Subang.

Baca Juga:Rizma Tour Berangkatkan 37 Jamaah Umrah Plus EtiopiaCek Harga Emas Perhiasan di Awal Pekan Kedua April Hari Ini, Minat Investasi Tetap Tinggi

“Kita betul-betul menanti agar Rebana ini bisa secepatnya berkembang dan memberikan dampak positif terhadap Subang,” pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Subang turut menandatangani deklarasi bersama pengembangan Kawasan Rebana.

0 Komentar