Tuan Rumah Hajat Tewas Usai Dipukuli Sekelompok Pria, Pesta Pernikahan Berujung Maut

Tuan Rumah Hajat Tewas Usai Dipukuli Sekelompok Pria, Pesta Pernikahan Berujung Maut
Tuan Rumah Hajat Tewas Usai Dipukuli Sekelompok Pria, Pesta Pernikahan Berujung Maut
0 Komentar

REALITAKITA-Pesta Pernikahan di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, berubah menjadi tragedi menyedihkan pada Sabtu (4/4/2026).

Tuan rumah hajat, Dadang, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pria. Peristiwa nahas ini terjadi di tengah berlangsungnya acara pernikahan anak korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan bermula saat sekelompok pria datang dan meminta “jatah” sejumlah uang kepada tuan rumah hajat.

Baca Juga:Camat Purwakarta Apresiasi Penghimpunan Zakat Fitrah Kelurahan/Desa20 Prajurit Naik Pangkat, Kodim 0605/Subang Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian

Akan tetapi, permintaan tersebut ditolak korban karena diduga untuk membeli minuman keras. Penolakan Dadang justru memicu emosi para pelaku.

Mereka malah membuat keributan yang dengan cepat memicu kepanikan di tengah tamu undangan. Situasi yang semula penuh kebahagiaan berubah mencekam.

Korban pun menjadi sasaran amukan. Ia dianiaya secara brutal menggunakan benda keras hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Jeritan histeris keluarga dan tamu undangan pun pecah, sementara sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan seadanya.

Dalam beberapa rekaman video yang beredar, terlihat suasana kacau dengan warga berlarian. Korban tampak tergeletak tak berdaya di tengah kerumunan. Istri korban, Juju, bahkan tak kuasa menahan duka hingga pingsan di lokasi.

Pesta Pernikahan di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, berubah menjadi tragedi menyedihkan pada Sabtu (4/4/2026).

Tuan rumah hajat, Dadang, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan brutal oleh sekelompok pria. Peristiwa nahas ini terjadi di tengah berlangsungnya acara pernikahan anak korban.

Baca Juga:Dinas Kesehatan Bandung Barat Sebut Kasus Campak Bisa Menyerang Balita hingga DewasaKadisdik Jabar Minta Kepala Sekolah Terus Berinovasi, Juga Edukasi Pedagang Jual Makanan Sehat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan bermula saat sekelompok pria datang dan meminta “jatah” sejumlah uang kepada tuan rumah hajat.

Mereka malah membuat keributan yang dengan cepat memicu kepanikan di tengah tamu undangan. Situasi yang semula penuh kebahagiaan berubah mencekam.

Korban pun menjadi sasaran amukan. Ia dianiaya secara brutal menggunakan benda keras hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Advertisement Jeritan histeris keluarga dan tamu undangan pun pecah, sementara sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan seadanya.

Dalam beberapa rekaman video yang beredar, terlihat suasana kacau dengan warga berlarian. Korban tampak tergeletak tak berdaya di tengah kerumunan. Istri korban, Juju, bahkan tak kuasa menahan duka hingga pingsan di lokasi.

0 Komentar