Kondisi Mayat di Kamar Kosan, Kapolsek Purwakarta: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Penyiar Daring

Kondisi Mayat di Kamar Kosan, Kapolsek Purwakarta: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Penyiar Daring
kepolisian dari Polsek Purwakarta Kota dan Polres Purwakarta saat mengevakuasi jenazah korban dari kamar kosnya.
0 Komentar

REALITA KITA – Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh penyiar daring bernama Oka Septa Rahman Ditya Als Alea (27) yang ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar kosnya.

Korban yang tercatat sebagai warga Kampung Upas, Kelurahan Nagrikidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta itu ditemukan tewas di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Minggu (5/4/2026).

“Jasad korban ditemukan dengan kondisi terlentang di tempat tidurnya dan diperkirakan meninggal sudah lebih dari dua hari. Yang pasti kondisi mayatnya sudah mulai membusuk ya, sudah proses pembusukan. Kami masih akan memastikan penyebab korban tewas,” kata Enjang saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:Camat Purwakarta Apresiasi Penghimpunan Zakat Fitrah Kelurahan/Desa20 Prajurit Naik Pangkat, Kodim 0605/Subang Tegaskan Loyalitas dan Pengabdian

Korban diketahui bekerja sebagai live streamer atau penyiar daring. Korban juga tinggal sendiri di kosannya itu. Setiap kali melakukan siaran langsung di media sosial, korban berpenampilan seperti perempuan dengan nama Alea.

“Penemuan jenazah korban berawal dari kecurigaan pengelola tempat kos yang menghubungi korban, kurang lebih seminggu, akan tetapi tidak direspons,” ujarnya.

Karena curiga, sambungnya, kemudian pengelola kos mendatangi kamar korban. Saat itu kamar korban terkunci dari dalam dan tidak ada jawaban ketika diketuk dan dipanggil.

“Selanjutnya, pengelola kos berinisiatif untuk membuka melalui jendela dan ketika jendela terbuka, tercium bau busuk. Pengelola kos pun segera menghubungi Polsek Purwakarta Kota untuk melaporkan hal tersebut,” ucapnya.

Kemudian, kata dia, Bhabinkamtibmas bersama piket unit Reskrim Polsek Purwakarta Kota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta menghubungi piket Reskrim dan Inafis Polres Purwakarta.

“Saat melihat ke dalam kamar ternyata benar diketemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terlentang di atas kasur menggunakan pakaian kaos lengan pendek warna hitam dan celana panjang jeans warna biru serta tidak menggunakan alas kaki,” katanya.

Dari hasil penyelidikan sementara, sambung dia, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi masih akan memastikan penyebab korban tewas.

Baca Juga:Dinas Kesehatan Bandung Barat Sebut Kasus Campak Bisa Menyerang Balita hingga DewasaKadisdik Jabar Minta Kepala Sekolah Terus Berinovasi, Juga Edukasi Pedagang Jual Makanan Sehat

“Kami masih menangani kasus ini. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Untuk memastikan penyebab kematian korban, jasadnya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta dan dilakukan otopsi,” ujar Enjang

0 Komentar