KANG REY LAKSANAKAN SHALAT IDUL FITRI, GAUNGKAN SEMANGAT NGAWANGUN SUBANG BARENG RAKYAT MENUJU SUBANG RELIGIUS

idul fitri
KANG REY LAKSANAKAN SHALAT IDUL FITRI, GAUNGKAN SEMANGAT NGAWANGUN SUBANG BARENG RAKYAT MENUJU SUBANG RELIGIUS
0 Komentar

REALITAKITA – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M tingkat Kabupaten Subang yang berlangsung di Masjid Agung Subang, pada Sabtu (21/03/2026).

Bertindak selaku imam pada Shalat Idul Fitri 1447 H adalah Ustadz Dr. Dedi Kuswandi, S.Q., M.Ag., dengan khatib KH. Abdu Manaf, S.Ag., serta muarzin/bilal Ustadz H. Dede Rohaedi, S.A.N., M.Si.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H tingkat Kabupaten Subang tersebut mengusung tema “Ngawangun Bareng Rakyat dengan Iman dan Taqwa Menuju Kabupaten Subang yang Religius.”

Baca Juga:Wakil Bupati Subang Jadi Pembina Apel Gabungan dan Halal Bihalal, Tegaskan Disiplin dan Respons CepatLPK CIS Cabang Subang Siapkan Tenaga Terampil Jepang

Pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut juga disampaikan laporan capaian penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang.

Pada tahun 2026, selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri, capaian zakat fitrah sebesar Rp20.845.406.215, zakat mal sebesar Rp302.354.618, infak umum sebesar Rp785.838.795, serta infak Ramadan sebesar Rp1.392.405.600, dengan total penghimpunan mencapai Rp23.326.004.228.

Dana tersebut telah disalurkan kepada para mustahik di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Khusus zakat fitrah, pendistribusian dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang berhak di lingkungan masing-masing, sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Fitri merupakan momentum kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.

“Kemenangan ini bukan hanya karena kita mampu mengendalikan hawa nafsu, tetapi juga karena kita berhasil memperkuat keimanan serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama” jelasnya.

Kang Rey menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama bulan Ramadan sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.

“Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan gotong royong yang kita bangun selama Ramadan harus terus kita jaga sebagai pondasi dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam membangun daerah”tuturnya.

Baca Juga:Amankan Mudik Lebaran 2026, PCNU Purwakarta Apresiasi Kinerja TNI/Polri dan BANSERHarga Emas Perhiasan Kokoh di Tiga Produsen, Stabil pada Minggu Pagi 29 Maret 2026

Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama Ramadan perlu terus diperkuat melalui komitmen bersama dalam membangun daerah.

0 Komentar