REALITA KITA – Ruas jalan Majasari, Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden menuju Desa Karangsari, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, rusak parah dan tergenang air, Minggu (29/3/2026), sehingga menghambat aktivitas warga dan arus kendaraan.
Kondisi jalan tampak berlubang, bergelombang, serta dipenuhi kubangan air. Kerusakan ini mengganggu laju kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terutama saat musim hujan.
Kerusakan diduga akibat kendaraan bertonase berat yang melintas tidak sebanding dengan kekuatan konstruksi jalan. Ditambah kondisi tanah yang labil saat hujan, membuat aspal cepat rusak dan berlubang.
Baca Juga:Sesulit Apa Pun Jangan Menyerah!Kementerian Haji dan Umrah Purwakarta Bagikan Takjil untuk Pengendara
Warga sekitar mendesak pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah, terlebih saat musim panen dengan intensitas kendaraan tinggi.
“Kami ingin jalan ini bagus dan mulus. Harapannya segera ada perbaikan,” ujar Dani, warga setempat kepada Pasundan Ekspres.
Ia menilai kondisi jalan saat ini membahayakan pengguna dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
Camat Pagaden, Wawan Hermawan, mengatakan ruas jalan tersebut telah diusulkan untuk diperbaiki pada tahun ini.
“Jalan itu sudah diusulkan dan tahun ini akan segera diperbaiki oleh Dinas PUPR,” katanya.
Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Subang mengalokasikan anggaran sekitar Rp151 miliar untuk perbaikan jalan pada 2026. Saat ini, proses masih dalam tahap survei lokasi.
Ruskanto, Kasi Bidang Jalan, menyebut anggaran perbaikan jalan tahun ini mencapai sekitar Rp151 miliar dan masih dalam tahap penentuan prioritas.
Baca Juga:Perangkat Desa di Subang Keluhkan Honor Banprov Hanya Rp150 Ribu per BulanPolda Jabar Perketat Pengawasan Arus Mudik, 1.700 Truk Sumbu Tiga Ditilang
Program ini merupakan lanjutan percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang sebelumnya ditargetkan sepanjang 92 kilometer, dan akan terus dilanjutkan hingga tuntas pada 2027.
