Meski demikian, Rizma Tour tetap menyiapkan langkah antisipasi. Jika terjadi pembatalan atau penundaan penerbangan, perusahaan siap melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan. Pihak hotel di Arab Saudi pun telah diinfokan sejak awal terkait kemungkinan perubahan jadwal guna memudahkan proses penyesuaian jika diperlukan.
Rizma Tour juga secara aktif memberikan informasi kepada jamaah melalui grup keberangkatan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.
Ahmad Syahid mengimbau seluruh jamaah untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak travel, sembari menunggu kepastian situasi dari maskapai dan otoritas terkait.
Baca Juga:Demi Keselamatan, Dedi Mulyadi Siapkan Hotline bagi Warga Jawa Barat di Timur TengahRespons Netizen Menggema Dua Dapur MBG di Subang Dihentikan Sementara, Netizen Soroti Pengawasan dan Kepemilik
“Sebagai penyelenggara umrah dan haji, tentu situasi seperti ini sangat berdampak bagi kami dan jamaah. Harapan kami konflik di Timur Tengah segera mereda agar ibadah umrah dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Kami berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan dan tidak akan merugikan jamaah dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
