Namun, untuk wilayah hukum Polda Jabar, fokus pengamanan diprioritaskan pada tiga klaster yang dinilai paling rawan. Simulasi serta latihan rekayasa lalu lintas pun menjadi tahapan penting agar seluruh personel memiliki pemahaman dan pola tindak yang seragam ketika menghadapi lonjakan kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penumpukan arus, pihaknya juga memastikan kesiapan pembukaan sejumlah ruas tol secara fungsional. Dua ruas yang disiapkan adalah Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan dan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3.
Berdasarkan hasil pengecekan terakhir yang dilakukan Kakorlantas Polri bersama Kapolda Jabar, Tol Japek II Selatan diproyeksikan untuk menampung volume kendaraan saat puncak arus balik.
Baca Juga:24 Pelajar di Cimahi Alami Keracunan Pasca Konsumsi MBG, Pemkot Buka Posko Penanganan DaruratDisiplin Rendah, 500
Sementara itu, Tol Bocimi Seksi 3 yang menghubungkan Parungkuda hingga Karangtengah sepanjang kurang lebih 6 kilometer juga berpeluang difungsikan. Keberadaan jalur ini dinilai strategis untuk meminimalkan kepadatan di kawasan Pasar Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Meski demikian, penerapan tol fungsional tersebut akan diberlakukan secara situasional. Keputusan pengoperasian akan mengacu pada hasil perhitungan volume kendaraan (traffic counting) di lapangan, baik pada masa arus mudik maupun arus balik.
“Kalau memang (volume kendaraan tinggi dan) diperlukan, nanti akan kita sesuaikan penggunaannya,” tandasnya.
