REALITA KITA– Suasana berbeda terlihat di halaman SMA Negeri 1 Subang pada Minggu (01/03/2026). Di tengah kesibukan kru dan peralatan produksi, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita yang akrab disapa Kang Rey, tampak ikut terlibat langsung dalam proses syuting film layar lebar bertajuk “Sisa Waktu Senja”.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Subang itu bukan sekadar meninjau lokasi. Kang Rey bahkan ambil bagian sebagai pemain dalam film garapan sutradara Husni Ramdan. Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Kepala Sekolah, lengkap dengan atribut formal yang menunjang karakter yang diperankannya.
Dengan latar lingkungan sekolah, Kang Rey terlihat luwes melakoni adegan bersama para pemain dan kru produksi. Keterlibatannya menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Subang terhadap perkembangan industri kreatif, khususnya perfilman nasional.
Baca Juga:24 Pelajar di Cimahi Alami Keracunan Pasca Konsumsi MBG, Pemkot Buka Posko Penanganan DaruratDisiplin Rendah, 500
Menurut Kang Rey, pemilihan Subang sebagai lokasi syuting merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan potensi daerah ke khalayak luas.
“Pemilihan Subang sebagai latar film adalah langkah strategis untuk menonjolkan keindahan alam kita sekaligus memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya usai proses pengambilan gambar.
Ia berharap film ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Subang. “Semoga bisa menyuguhkan hal menarik dan memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Subang,” tambahnya.
Film “Sisa Waktu Senja” merupakan kolaborasi antara rumah produksi Seev Entertainment, MariPro, dan Langit Pictures Indonesia. Film ini mengusung tagline puitis: “Senja selalu hadir, dan setiap orang punya caranya sendiri untuk bertahan sebelum matahari terbenam.”
Dari sisi pemain, film ini menghadirkan sejumlah nama ternama seperti Keisya Levronka, Kiesha Alvaro, Nugie, Dhea Ananda, dan Dennis Adhiswara. Kehadiran komedian senior Jarwo Kwat serta Ebel Cobra turut memperkaya warna cerita.
Mengangkat dinamika emosional tentang relasi manusia dengan waktu, “Sisa Waktu Senja” diharapkan tidak hanya sukses mempromosikan daerah, tetapi juga mampu bersaing di kancah perfilman nasional.
“Semoga bisa menjadi film yang besar, dinikmati, dan diminati oleh banyak penonton di Indonesia. Saya harap ini menambah deretan film berkualitas yang memiliki daya saing tinggi,” pungkas Kang Rey.
