REALITA KITA – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dari hasil inspeksi mendadak Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Memet Hikmat di Pasar Terminal Subang, masih terkendali meskipun ada kenaikan harga untuk sejumlah komoditas.
“Kami terus memonitor perkembangan harga,” katanya saat sidak Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), sebagaimana dikutip dari Diskominfo Kabupaten Subang, Jabar, Senin.
Peninjauan dilakukan ke sejumlah kios, antara lain, pedagang minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, telur, ayam potong, daging sapi, beras, serta sayuran.
Baca Juga:Data Sementara Kebakaran Pasar Rebo, 50 Kios di Tiga Blok Ludes TerbakarWarga Geruduk Kantor Desa Ciasem Baru, Protes Kandang Ayam di Tengah Permukiman Kian Memanas
Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih relatif stabil namun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.
Minyak goreng curah, misalnya, tercatat naik dari Rp22 ribu menjadi Rp27 ribu per kilogram, sementara Minyakita mengalami kenaikan dari Rp15.700 menjadi Rp17.500 per liter.
Pada beberapa titik, harga Minyakita sudah sesuai acuan pemerintah yakni di angka Rp15.700 per liter, namun masih ditemukan pedagang yang menjual di atas harga tersebut.
Harga telur ayam relatif stabil. Cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan dari Rp60.000 menjadi Rp85.000 per kilogram.
Untuk sayuran secara umum stabil, meskipun wortel mengalami kenaikan menjadi Rp40.000 per kilogram.
Harga daging sapi berada pada kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, sedangkan ayam broiler dijual Rp42.000 per kilogram.
Memet menyampaikan bahwa secara umum kondisi harga masih dalam batas terkendali.
Baca Juga:Film Animasi GOAT Bawa Pendapatan Rp1 Triliun, Ini Sinopsis LengkapnyaKapan Pengumuman SNBP 2026? Ini Cara Cek Hasilnya
Ia menegaskan bahwa pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk mencegah lonjakan yang tidak terkendali.
Bulog juga rutin melakukan operasi pasar setiap minggu dan dipantau.
“Kalau ada peningkatan yang cukup tinggi, seperti cabai atau minyak goreng, kami akan lakukan intervensi melalui operasi pasar. Selain itu, pemerintah juga menggelar bazar, gerakan pasar murah, dan operasi pasar murah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Subang memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga Lebaran.
