Jalur Pantura Subang Rusak Parah! Lubang Menganga di Flyover Pamanukan Bikin Pengendara Deg-degan!

Jalur Pantura Subang Rusak Parah! Lubang Menganga di Flyover Pamanukan Bikin Pengendara Deg-degan!
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, kondisi Jalur Pantura di Kabupaten Subang justru memprihatinkan.
0 Komentar

REALITA KITA – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, kondisi Jalur Pantura di Kabupaten Subang justru memprihatinkan. Di sejumlah titik mulai dari Batangsari, Pamanukan, hingga Sukasari, jalan nasional dipenuhi lubang besar yang menganga, patahan beton, serta kerusakan aspal yang parah. Yang paling mencolok adalah kondisi flyover Pamanukan, di mana lubang dan retak tersebar di kedua jalur, memaksa kendaraan melambat dan memicu antrean panjang.

Akun Instagram @subang.info mengunggah potret kondisi tersebut pada Rabu (18/2/2026), menyoroti bahwa kerusakan ini sudah berlangsung sejak akhir 2025. “Sudah sejak akhir 2025 rusak parah. Ditambal sulam pakai aspal, tapi seminggu hancur lagi,” ujar Rahmat Purwanto, warga Pamanukan, seperti dikutip dalam caption postingan.

Pengendara motor paling merasakan dampaknya, karena lubang besar berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan jika tidak hati-hati. Dadang Gunawan, pengguna mobil asal Cikampek, mengeluhkan waktu tempuh yang terganggu parah akibat lubang dari Jomin hingga Pamanukan. “Jangan terus dibiarkan. Ini jalur nasional, sudah banyak korban akibat jalan rusak,” keluhnya.

Baca Juga:eFootball PES 2026 PPSSPP Android Offline Full Update, Grafik HD & Transfer Terbaru!Pemkab Purwakarta dan PT Ewindo Kerjasama Perkuat Ekosistem Pertanian Terintegrasi

Dengan memasuki Ramadan, mobilitas warga diprediksi meningkat tajam, terutama saat sore menjelang berbuka puasa dan aktivitas ngabuburit. Kondisi ini berpotensi memperburuk kemacetan dan risiko kecelakaan di jalur vital Pantura yang menghubungkan Jakarta ke Jawa Tengah-Timur.

Polres Subang telah menyurati Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sejak 29 Januari 2026. Beberapa titik seperti Jembatan Batangsari, Bugel, dan Cipangaritan mulai diperbaiki, namun kawasan flyover Pamanukan belum tersentuh. Sebagai langkah darurat, polisi hanya menambal lubang dengan kerikil seadanya.

Warga dan netizen mendesak pemerintah pusat (Kementerian PUPR) serta Pemkab Subang untuk segera melakukan perbaikan permanen sebelum arus mudik Lebaran dan aktivitas Ramadan membuat situasi semakin semrawut. Banyak yang khawatir kerusakan ini bisa menimbulkan korban jiwa jika dibiarkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari BBPJN atau Dishub terkait jadwal perbaikan flyover Pamanukan. Pengendara diimbau ekstra waspada saat melintas, terutama di malam hari atau saat hujan.

0 Komentar