Akses Vital Dua Desa di Ciasem Terendam Banjir, Warga dan Pengendara Harus Ekstra Waspada

Akses Vital Dua Desa di Ciasem Terendam Banjir, Warga dan Pengendara Harus Ekstra Waspada
Jalan penghubung antara Desa Ciasem Tengah dan Desa Dukuh hingga Sabtu (21/02/2026) masih tergenang banjir.
0 Komentar

REALITA KITA– Jalan penghubung antara Desa Ciasem Tengah dan Desa Dukuh hingga Sabtu (21/02/2026) masih tergenang banjir. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, genangan air menutupi hampir seluruh badan jalan dengan ketinggian bervariasi, diperkirakan mencapai 20 hingga 40 sentimeter di beberapa titik. Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, ditambah buruknya sistem drainase dan meluapnya saluran air di sekitar area persawahan.

Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung dua desa yang setiap hari digunakan warga untuk beraktivitas, mulai dari pergi bekerja, mengangkut hasil pertanian, hingga akses pelajar menuju sekolah. Akibat banjir, sebagian warga terpaksa memperlambat perjalanan, bahkan memilih mencari jalur alternatif meskipun jaraknya lebih jauh.

Baca Juga:eFootball PES 2026 PPSSPP Android Offline Full Update, Grafik HD & Transfer Terbaru!Pemkab Purwakarta dan PT Ewindo Kerjasama Perkuat Ekosistem Pertanian Terintegrasi

Pengendara sepeda motor menjadi pihak yang paling terdampak. Beberapa di antaranya harus menuntun kendaraan karena khawatir mesin mati atau terjatuh akibat jalan yang licin dan tidak terlihat jelas lubang di badan jalan. Sementara itu, kendaraan roda empat masih dapat melintas, namun harus ekstra hati-hati karena arus air cukup deras di beberapa titik.

Warga setempat berharap adanya penanganan serius dari pemerintah daerah, seperti normalisasi saluran air, perbaikan drainase, serta peninggian badan jalan agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan. Mereka juga meminta adanya rambu peringatan atau petugas yang berjaga untuk mengatur lalu lintas demi keselamatan pengguna jalan.

Pemerintah desa bersama aparat setempat mengimbau masyarakat dan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan yang tergenang, mengurangi kecepatan, serta menghindari melintas pada malam hari jika kondisi tidak mendesak, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

0 Komentar