REALITA KITA – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta meliputi Dinas Pangan dan Pertanian juga Dinas Pendidikan menandatangani kerja sama strategis dengan PT. East West Seed Indonesia (Ewindo) untuk memperkuat ekosistem pertanian daerah secara lebih terintegrasi, Rabu (18/2/2026).
Prosesi penandatanganan MoU terkait terkait Pengelolaan & Pengembangan Kebun Istimewa sebagai Pusat Pertanian Edukatif, serta Sekolah Berkebun dalam Penguatan Pendidikan Pertanian di Kabupaten Purwakarta ini disaksikan oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.
“Kerja sama ini berfokus pada dua program utama yaitu penguatan “Kebun Istimewa” sebagai pusat edukasi dan praktik pertanian serta implementasi “Program Sekolah Berkebun” yang memperkenalkan dasar-dasar pertanian dan pemahaman rantai pangan kepada siswa sejak dini.
Baca Juga:Momen yang Membuat Bobotoh Murka: Ada Apa dengan Wasit di Malam Persib vs Ratchaburi?Rekomendasi Lokasi War Takjil di Subang yang Selalu Ramai Saat Ramadhan
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional.
“Pemerintah Daerah melihat bahwa peningkatan produktivitas perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas SDM dan pembentukan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” kata Om Zein, panggilan akrab bupati, saat dikonfirmasi wartawan Pasundan Ekspres, Kamis (19/2/2026).
Ia menyampaikan pertanian harus dipandang sebagai agenda strategis jangka panjang, regenerasi petani merupakan isu nasional, bukan hanya isu daerah. “Jika kita ingin mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, maka investasi terbesar harus membangun SDM dan sistemnya,” ujar Om Zein.
Selain aspek edukasi, kolaborasi ini juga menyelaraskan potensi produksi hortikultura daerah dengan kebutuhan pasar serta program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga penguatan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada produksi, tetapi juga pada distribusi dan keberlanjutan sistem pangan.
Sementara itu, Managing Director Ewindo Glenn Pardede menegaskan bahwa kontribusi sektor swasta dalam pertanian perlu dilihat dalam perspektif yang lebih luas.
“Kontribusi industri pertanian tidak hanya penyediaan benih, yang lebih penting adalah membangun ekosistem untuk memastikan inovasi diikuti edukasi, produktivitas diikuti keberlanjutan dan pertanian tetap relevan bagi generasi berikutnya,” ucapnya.
