REALITAKITA – Kemenangan Persib Bandung atas Ratchaburi FC seharusnya menjadi malam perayaan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026). Namun yang terjadi justru sebaliknya. Meski menang tipis 1-0, laga ini meninggalkan rasa pahit dan kemarahan yang meluap dari ribuan Bobotoh.
Gol tunggal Persib dicetak striker asal Prancis, Andrew Jung, pada menit ke-40. Memanfaatkan kemelut di area pertahanan lawan, Jung sukses menggetarkan jala Ratchaburi dan membawa Maung Bandung unggul sebelum turun minum.
Sayangnya, keunggulan tersebut tak sepenuhnya menghadirkan ketenangan. Justru menjelang akhir babak pertama, laga berubah panas. Gelandang Persib Uilliam Barros diganjar kartu merah langsung pada menit 45+7’. Keputusan wasit asal Arab Saudi, Majed Al-Shamrani, sontak memicu kemarahan publik GBLA.
Baca Juga:Jadwal Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Periode 2 di PINTAR BI, Simak Panduan Lengkapnya!Omset Capai Ratusan Juta, BUMDes Pesona Karya Mandiri Desa Gambarsari Kembangkan Sapi Limosin
Yang menjadi sorotan, kartu merah itu diberikan tanpa pengecekan VAR. Padahal, dalam situasi krusial dan menentukan, teknologi tersebut seharusnya menjadi penentu keadilan. Alih-alih menenangkan suasana, keputusan itu justru membuat tensi stadion meledak.
Deretan Momen yang Membuat Bobotoh MurkaSepanjang pertandingan, Bobotoh mencatat sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Persib. Mulai dari tendangan sudut yang tak diberikan, keputusan offside yang dianggap janggal, hingga pelanggaran keras pemain Ratchaburi yang hanya berujung kartu kuning.
Puncaknya terjadi ketika peluang emas Adam Alis dihentikan cepat oleh peluit wasit, serta duel-duel keras di kotak penalti Persib yang luput dari tinjauan VAR. Kontak terhadap Beckham Putra di area berbahaya pun tak luput dari amarah suporter.
Satu per satu keputusan itu menumpuk, membentuk narasi bahwa kemenangan Persib malam itu diraih dengan harga mahal: emosi, kesabaran, dan rasa keadilan.
Firasat yang Jadi Kenyataan?Menariknya, jauh sebelum laga dimulai, akun Instagram @persibjuara.id telah mengunggah informasi bahwa pertandingan akan dipimpin Majed Al-Shamrani. Kolom komentar kala itu dipenuhi kekhawatiran Bobotoh yang mengaku punya firasat buruk
Usai laga, unggahan tersebut kembali viral. Banyak komentar menyebut apa yang mereka khawatirkan seolah benar-benar terjadi di atas lapangan.
Persib memang menang di papan skor. Namun di tribun dan media sosial, cerita yang tertinggal justru soal kontroversi. Tagar terkait laga ini langsung meroket, menandakan satu hal: Bobotoh belum bisa move on.
