Menurutnya, kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam, hingga sayur-mayur akan dipasok dari petani desa setempat. Dengan demikian, roda perekonomian desa dapat berputar dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan dua unit kendaraan truk untuk setiap KDKMP yang berfungsi mengangkut hasil bumi milik petani yang dibeli oleh koperasi. Kendaraan tersebut juga akan digunakan untuk mendistribusikan hasil bumi ke unit MBG yang dikelola KDKMP.
“Kebutuhan beras dan hasil bumi lainnya di KDKMP cukup besar setiap harinya. Kendaraan operasional ini akan digunakan untuk distribusi dari petani ke KDKMP, dan dari KDKMP ke MBG,” kata Dandim.
Baca Juga:WAKIL BUPATI SUBANG HADIRI RAPAT KOORDINASI REVITALISASI TAMBAK PANTURA, TEKANKAN SINERGI UNTUK KESEJAHTERAANWAKIL BUPATI SUBANG DAMPINGI WAKIL PANGLIMA TINJAU KOPERASI MERAH PUTIH KECAMATAN DAWUAN
Selain sebagai pusat ekonomi, gedung KDKMP juga dirancang memiliki fungsi multiperan. Di dalamnya akan tersedia gerai UMKM desa dan kelurahan, serta fasilitas layanan kesehatan. Para pelaku UMKM dapat menyewa gerai atau menitipkan produknya untuk dijual melalui KDKMP.
“Ke depan, KDKMP akan menjadi koperasi yang multi manfaat. Keuntungan dan profilnya kembali untuk desa, kelurahan, dan KDKMP itu sendiri,” tandasnya.
