Ketua DPRD Subang ke Garut, Audiensi dengan GAKAN Banjir Pantura Diundur 19 Februari 2026

Ketua DPRD Subang ke Garut, Audiensi dengan GAKAN Banjir Pantura Diundur 19 Februari 2026
Pertemuan yang semula dijadwalkan pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, diundur menjadi Kamis, 19 Februari 2026.
0 Komentar

REALITA KITA – Agenda audiensi Gerakan Akselerasi Antisipasi Banjir (GAKAN Banjir) Pantura bersama DPRD Kabupaten Subang mengalami penundaan.

Pertemuan yang semula dijadwalkan pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, diundur menjadi Kamis, 19 Februari 2026.

Perubahan jadwal tersebut disampaikan Sekretaris Pribadi Ketua DPRD Subang, Edah. Penundaan dilakukan karena Ketua DPRD Subang memiliki agenda kunjungan dinas ke Kabupaten Garut pada waktu yang bersamaan dengan jadwal audiensi sebelumnya.

Baca Juga:WAKIL BUPATI SUBANG HADIRI RAPAT KOORDINASI REVITALISASI TAMBAK PANTURA, TEKANKAN SINERGI UNTUK KESEJAHTERAANWAKIL BUPATI SUBANG DAMPINGI WAKIL PANGLIMA TINJAU KOPERASI MERAH PUTIH KECAMATAN DAWUAN

Audiensi dijadwalkan ulang berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 13.00 WIB di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Subang.

Melalui surat resmi tertanggal 17 Februari 2026, GAKAN Banjir juga mengundang seluruh kepala desa di Kecamatan Pamanukan untuk hadir dan berpartisipasi dalam audiensi tersebut. Peserta direncanakan berkumpul di Kantor Desa Mulyasari pukul 09.00 WIB sebelum menuju lokasi pertemuan.

Setiap desa diminta menyiapkan minimal satu unit kendaraan serta dihadiri kepala desa bersama sedikitnya lima orang yang memahami persoalan banjir di wilayahnya. Audiensi ini diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat Pantura terkait penanganan banjir kepada DPRD Kabupaten Subang.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan hasil pertemuan antara GAKAN Banjir, anggota DPRD asal daerah pemilihan Pamanukan, Forkopimcam, para kepala desa, serta tokoh masyarakat yang sebelumnya digelar di Aula Kecamatan Pamanukan pada 10 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah prioritas penanganan banjir, di antaranya percepatan pembangunan embung di Desa Rancahilir dan Desa Mulyasari, normalisasi Kali Sema dan Cigadung, perbaikan tanggul Kali Cipungara, serta pengendalian sampah agar tidak memperparah genangan.

GAKAN Banjir berharap audiensi bersama DPRD Subang dapat menghasilkan keputusan nyata dan langkah percepatan penanganan banjir, sehingga persoalan banjir tahunan di kawasan Pamanukan tidak terus

0 Komentar