Dana Desa 2026 Capai Rp 60,57 Triliun, Ini Rincian Alokasi dan Syarat Insentifnya

Dana Desa 2026 Capai Rp 60,57 Triliun, Ini Rincian Alokasi dan Syarat Insentifnya
Dana Desa 2026 Capai Rp 60,57
0 Komentar

REALITAKITA-Pemerintah resmi menetapkan pagu Dana Desa 2026 Capai Rp 60,57 Triliun, Ini Rincian Alokasi dan Syarat Insentifnya

Anggaran Dana Desa 2026 ditetapkan Rp 60,57 triliun. Simak pembagian alokasi dasar, afirmasi, kinerja, hingga syarat desa penerima insentif. Pemerintah resmi menetapkan pagu Dana Desa tahun anggaran 2026 sebesar Rp 60,57 triliun. Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa total Dana Desa 2026 mencapai Rp 60.570.000.000.000. Anggaran tersebut terdiri dari Rp 59,57 triliun yang dialokasikan berdasarkan formula tahun sebelumnya serta Rp 1 triliun untuk insentif desa melalui skema burden sharing pembiayaan.

Baca Juga:Niat Puasa Ramadhan Beserta Tata Cara dan Bacaan LengkapGubernur Jabar Tegur Kepala UPTD PU, Instruksikan Jalan Provinsi Harus Bersih dan Tertib

Rincian Alokasi Dana Desa 2026Dari total Rp 59,57 triliun yang dibagi berdasarkan formula, pemerintah menetapkan beberapa komponen utama, yakni

Alokasi dasar sebesar 65 persen atau Rp 30,72 triliun.

Alokasi afirmasi sebesar 1 persen atau Rp 595,69 miliar.

Alokasi kinerja sebesar 4 persen atau Rp 2,38 triliun.

Alokasi formula sebesar 30 persen atau sekitar Rp 17,87 triliun, ditambah selisih lebih hasil penghitungan alokasi dasar, afirmasi, dan kinerja yang tidak terbagi habis.

Skema ini dirancang untuk memastikan pemerataan sekaligus mendorong peningkatan kinerja dan penguatan desa dengan kebutuhan khusus.

Syarat Mendapatkan Insentif DesaPemerintah juga menetapkan persyaratan bagi desa yang ingin memperoleh insentif tambahan. Salah satu syarat utama adalah desa wajib memiliki Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Selain itu, desa harus termasuk dalam kawasan perdesaan prioritas dan/atau memiliki kemampuan fiskal untuk mendukung pembiayaan pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan KDMP.

Fokus Penggunaan Dana DesaDana Desa 2026 diprioritaskan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu fokus utamanya adalah implementasi KDMP, termasuk pembayaran angsuran pembangunan sarana fisik koperasi

Tak hanya itu, Dana Desa juga dapat dimanfaatkan untuk:

Penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai (BLT).Penguatan desa tangguh terhadap perubahan iklim dan bencana.Peningkatan layanan kesehatan desa.Program ketahanan pangan dan energi.Padat karya tunai desa.Pembangunan infrastruktur digital.Pengembangan potensi dan keunggulan desa.

0 Komentar