REALITA KITA – Di tengah kepungan banjir yang merendam kawasan Pantura Subang, secercah kepedulian hadir dari keluarga besar PT TKG Taekwang Indonesia. Manajemen bersama serikat pekerja bersatu padu menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp100 juta bagi warga yang terdampak musibah, Rabu (4/2/2026).
Aksi solidaritas ini dilepas langsung secara simbolis di gerbang utama perusahaan, disaksikan oleh Camat Cibogo, Yayan Sofyan, yang dalam sambutannya, mengapresiasi langkah cepat Taekwang dalam merespons bencana yang melanda wilayahnya.
Wujud Nyata Empati Perusahaan
Bantuan yang disalurkan tidak hanya sekadar angka, melainkan kebutuhan pokok yang sangat mendesak bagi para pengungsi. Paket bantuan tersebut meliputi beras, mi instan, telur asin siap saji, air mineral, susu, hingga kebutuhan khusus seperti makanan bayi, popok, pembalut, dan selimut.
Baca Juga:Surya Cipta Salurkan Bantuan Sarana Kebencanaan untuk Kabupaten SubangJenis-Jenis Diet Populer yang Bisa Kamu Coba
Direktur Produksi PT TKG Taekwang Indonesia, Ami Sumiati, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa empati yang mendalam terhadap penderitaan warga.
“Kami merasa terpanggil. Manajemen dan serikat pekerja berdiri bersama untuk menunjukkan solidaritas nyata bagi saudara-saudara kita di Pantura yang sedang mengalami masa sulit,” ujar Ami kepada media.
Ami menambahkan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi organik antara kebijakan manajemen dan donasi sukarela para karyawan yang dihimpun melalui serikat pekerja.
“Antusiasme pekerja sangat tinggi. Ini adalah hasil kebersamaan kami semua,” imbuhnya.
Sinergi Manajemen dan Serikat Pekerja
Iring-iringan kendaraan logistik sempat singgah di Kantor BPBD Subang untuk koordinasi teknis sebelum bertolak menuju pusat bencana di Pamanukan. Setibanya di Posko Bencana Pamanukan, bantuan diserahkan langsung kepada perwakilan pemerintah daerah.
Senior Manager Labor PT TKG Taekwang Indonesia, Epi Slamet, menjelaskan bahwa kehadiran para ketua serikat pekerja—mulai dari SPN, SBIT, SPTP Harmoni, SPSI, hingga SBM-TI—menunjukkan soliditas internal perusahaan dalam misi kemanusiaan ini.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami mohon doa agar operasional perusahaan lancar sehingga kami bisa terus berkontribusi bagi Subang,” kata Epi.
Baca Juga:Banjir Kepung Subang, Warga Bertanya: Di Mana Sekda?Masih Buron Hampir Satu Bulan, Sopir Truk Penabrak Dua Bobotoh Persib Belum Tertangkap
Senada dengan itu, perwakilan serikat pekerja, Raswin, mengungkapkan bahwa para buruh juga menggalang dana mandiri sebesar Rp10 juta yang dikonversikan menjadi perlengkapan tidur dan alat kebersihan (MCK).
