REALITA KITA – Lebih dari tiga minggu sopir truk penabrak dua bobotoh Persib asal Subang belum terangkap. Aep dan Putri meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sepulang menonton pertandingan Persib di stadion.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Senin (12/1/2026) dini hari dan masih menyisakan tanda tanya besar bagi keluarga korban maupun komunitas Bobotoh.
Keluarga korban bersama komunitas Viking Ganas Subang mendesak kepolisian agar bekerja secara profesional dan maksimal untuk mengungkap identitas serta keberadaan terduga pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa dua Bobotoh tersebut.
Baca Juga:DPRD Subang Akan Bahas Sembilan Raperda, Kawal Agenda Produk Hukum Pemerintah DaerahTerkesan Karya Kreatif Anak Muda Subang, Raffi Ahmad akan Dorong Renovasi Gedung Subang Creative Center
Kakak kandung almarhumah Putri, Nurdin, menyampaikan harapannya agar aparat kepolisian dapat menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya dan segera memberikan kepastian hukum.
Ia berharap, penyelidikan yang dilakukan dapat membuahkan hasil dalam waktu dekat.
“Harapan saya pribadi, mudah-mudahan akhir Februari sopir terduga pelaku segera ketemu,” ujar Nurdin kepada Pasundan Ekspres.
Sementara itu, ayah kandung almarhum Aep, Suhana menyatakan, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum.
Ia berharap kasus tersebut dapat ditangani secara objektif dan tuntas. “Kami menyerahkan segalanya ke polisi,” kata Suhana
Ketua Harian Viking Ganas Subang, Pian, juga berharap agar pengusutan kasus ini dapat dipercepat.
Ia meminta Satlantas Polres Subang untuk bekkerjasama dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dalam upaya menemukan terduga pelaku tabrak lari yang menyebabkan meninggalnya anggota komunitasnya.
Baca Juga:Banjir Masih Rendam 5 Kecamatan di Pantura Subang: Sekolah, Tempat Ibadah, dan Sawah TerdampakUnsub Gelar Expo Kewirausahaan Subang Pride, Kelompok 76 Raih Juara 1
Pian juga menaruh harapan besar kepada Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Subang yang baru agar mampu menyelesaikan kasus tersebut.
“Kami berharap Kasat Lantas yang baru bisa memecahkan kasus ini, sehingga keluarga korban mendapatkan keadilan,” tuturnya.
Sementara itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Subang terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap terduga pelaku tabrak lari yang menyebabkan korban meninggal dunia. Berbagai langkah telah dilakukan guna mempercepat pengungkapan kasus tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Subang, IPTU Sahroni menampaikan, pihaknya hingga kini masih aktif melakukan penelusuran terhadap terduga pelaku dengan sejumlah upaya di lapangan.
“Pencarian masih terus kami lakukan. Kami sudah mendatangi rumah terduga pelaku di wilayah Sumedang dan meminta keterangan dari orang tua serta istrinya,” terangnya saat dihubungi Pasundan Ekspres, Selasa (3/2/2026).
