Oleh karena itu, pengurangan lemak secara ekstrem dapat menimbulkan kekurangan nutrisi tertentu.
4. Diet IF (Intermittent Fasting)
Intermittent Fasting atau diet IF adalah pola makan dengan pengaturan waktu makan dan puasa.
Salah satu metode yang umum dilakukan adalah makan dalam rentang waktu tertentu, misalnya dari pukul 07.00 hingga 15.00, lalu berpuasa selama 16 jam.
Baca Juga:Banjir Kepung Subang, Warga Bertanya: Di Mana Sekda?Masih Buron Hampir Satu Bulan, Sopir Truk Penabrak Dua Bobotoh Persib Belum Tertangkap
Tujuan utama diet ini adalah menurunkan kadar insulin sehingga tubuh lebih efektif membakar lemak sebagai sumber energi.
Meski tidak memiliki aturan waktu yang baku, diet IF menekankan konsistensi dan kedisiplinan dalam mengatur jam makan.
5. Diet Mediterania
Diet Mediterania dikenal sebagai salah satu pola makan paling sehat di dunia.
Diet ini menekankan konsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, minyak zaitun, ikan, serta produk susu rendah lemak.
